Ternyata Rabies Masuk ke Indonesia Sejak Tahun 1884, Begini Alasan Virus Ini Sangat Mematikan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 16 Juni 2023 | 20:49 WIB
Gambar Radioaktif, Virus, Rabies. (Pontianak Globe/Pixabay @Samuel Francis Johnson)
Gambar Radioaktif, Virus, Rabies. (Pontianak Globe/Pixabay @Samuel Francis Johnson)

Kasubdit Zoonosis Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (P2TVZ) Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dr Endang Burni Prasetyowati MKes dalm satu kesempatan temu Media Blogger Kesehatan 2018 di Kota Manado, Sulawesi Utara menyebutkan selama periode 2011 hingga 2017, ada lebih 500.000 kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) yang dilaporkan di Indonesia dan sebanyak 836 kasus positif rabies.

Kawasan Asia dan Afrika menjadi kontributor terbesar kasus rabies hingga mencapai 95 persen.

Bahkan kematian akibat rabies pada manusia mencapai 100 orang per tahun, yang sebagian besar menimpa anak-anak.

Sedangkan di dunia, rabies merenggut 55.000 jiwa manusia per tahunnya.

Sejak 1995, Indonesia tak pernah dinyatakan bebas rabies. Per tahun ditemukan 1.500 terpapar rabies.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: www.p2p.kemkes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X