Aliran Saraf Sensorik dari Permukaan Kaki? Ini Tips Pijat Kaki !

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Jumat, 2 Agustus 2024 | 08:42 WIB
Foto Dokumen Pribadi Jayadi (2024) (San Agustin )
Foto Dokumen Pribadi Jayadi (2024) (San Agustin )

Kapasitas setiap otot berbeda-beda, apalagi penggunaan yang berlebihan, pasti akan mengalami masalah ketegangan hingga kekakuan.

Pasien merasakan nyeri pada pinggang saat berjalan agak miring ke kanan, kemungkinan karena terlalu banyak menopang gerakan.

Penanganan masalah ini harus dalam posisi tengkurap untuk memastikan ketegangan yang terjadi.

Kasus ini sebenarnya dari masalah kekakuan otot pada paha bagian belakang, samping, dan depan. Seperti juga yang ditemukan pada kasus kedua pada pasien yang tidak bisa jongkok.

Mungkin dengan rutinitas kerjanya yang kebanyakan duduk dan berdiri.

Ceritanya memang susah melakuakan BAB hanya khusus menggunakan kloset duduk.

Kedua pasien tersebut sangat sulit untuk memastikan jaminan pijat pada pasien yang kedua, dengan asumsi tukang pijat hanya menyiksa seakan-akan menyakiti, namun beberapa kali pengulangan pijatan hasilnya menjadi percaya diri, dan sampai sekarang menikmati perubahan yang terjadi juga seperti pada pasien yang pertama.

Pengalaman dari kedua kasus dalam penanganan masalah pinggang ini sebenarnya pada titik tumpuan utama pada kaki.

Keseimbangan dalam bergerak membutuhkan kaki yang kuat untuk menopang.

Namun, otot kaki secara alamiah melakukan tugasnya untuk berkontraksi dan menegangkan fokus pada gerakan.

Kekhawatiran tidak kembalinya relaksasi menyebabkan kekakuan otot di sekitar, karena sangat umum tidak diketahui dan dianggap tidak masalah, hal ini justru mempengaruhi otot untuk terus menjalar ke bagian atas, terutama pinggang.

By. Jayadi – Dosen PJKR San Agustin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X