Kemenkes Sebut Inovasi Wolbachia Efektif Turunkan Kasus DBD

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 16 November 2023 | 22:05 WIB
Inovasi teknologi wolbachia mulai diterapkan di Indonesia untuk menekan penyebaran DBD melalui nyamuk yang diberi bakteri wolbachia (Dok / btklsby.go.id)
Inovasi teknologi wolbachia mulai diterapkan di Indonesia untuk menekan penyebaran DBD melalui nyamuk yang diberi bakteri wolbachia (Dok / btklsby.go.id)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani juga menegaskan adanya penurunan penyebaran Dengue yang signifikan setelah adanya penerapan Wolbachia

"Jumlah kasus di Kota Yogyakarta pada bulan Januari hingga Mei 2023 dibanding pola maksimum dan minimum di 7 tahun sebelumnya (2015 - 2022) berada di bawah garis minimum," terang Emma.

Baca Juga: Kemenkes RI: 87 Persen Obat Fomepizole, Penawar EG dan DEG Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak Donasi Negara Lain

"Masyarakat pada awalnya memang ada kekhawatiran karena pemahaman dari masyarakat itu nyamuk ini dilepas kok bisa mengurangi (DBD). Tapi seiring berjalan dan kita sudah ada edukasi, ada sosialisasi, sekarang masyarakat justru semakin paham, bahwa sebenarnya teknologi ini untuk mengurangi DBD," papar Sigit Hartobudiono, Lurah Patangpuluhan Yogyakarta

Kendati demikian, keberadaan inovasi teknologi Wolbachia tidak serta merta menghilangkan metode pencegahan dan pengendalian dengue yang telah ada di Indonesia.

Masyarakat tetap diminta untuk melakukan gerakan 3M Plus seperti Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang serta tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. ada pun hotline Virus Corona 119 ext 9. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X