Nama Syarif Hidayatullah sendiri diambil dari nama salah satu walisongo di Pula Jawa, yaitu Sunan Gunung Jati.
Pada tanggal 20 Mei 2002, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 031, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi berubah mejadi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Saat itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki 9 fakultas, yang terdiri dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ushuludin dan Filsafat, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Dirasat Islamiyah, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, serta Fakultas Sains dan Teknologi. 9 fakultas tersebut menaungi 41 program studi dari berbagai bidang.
Melalui perubahan ini, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berusahan memadukan berbagai bidang ilmu, baik llmu agama maupun ilmu umum, secara seimbang untuk melahirkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan berlandaskan pada iman, ilmu, dan amal yang bersumber dari ajaran Islam.
UIN Jakarta juga berkomitmen untuk menjadi universitas riset yang dapat menciptakan inovasi baru di bidang ilmu pengetahuan agama serta ilmu pengetahuan umum dengan kemampuan penelitian sebagai kualifikasi utamanya.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kini telah memiliki 1 Sekolah Pascasarjana dan 11 fakultas untuk Program Sarjana, Program Pascasarjana, Program Profesi, hingga Program Internasional.
UIN Jakarta juga telah melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan.
Terhitung hingga saat ini, UIN Jakarta telah melakukan kerja sama dengan 49 lembaga pendidikan, 31 lembaga pemerintah, dan 36 perusahaan.
Beberapa di antaranya, yaitu PT Pos Indonesia, Pt Kereta Api Indonesia, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Halu Oleo, Institut Teknologi Bandung, serta Griffith University.
Selain itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga telah meraih berbagai prestasi. Beberapa di antaranya, yaitu mendapatkan 3 bintang dari QS Stars Rated for Excellence pada tanggal 26 Juli 2018, menempati peringkat 13 universitas di Indonesia versi 4icu.org pada bulan Juli 2017, menempati peringkat 20 universitas di Indonesia versi Webometrics pada bulan Juli 2017, menempati peringkat 3 universitas di Indonesia versi Google Scholar Citations pada bulan Januari 2017, serta menjadi perguruan tinggi Islam pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) pada tanggal 26 April 2016.
Semoga bermanfaat, sob.
(Bima Kresna)