edukasi

Penasaran Dengan KTT G20 di Bali, Ini Penjelasannya!

Selasa, 15 November 2022 | 17:46 WIB
Presiden RI Jokowi berpidato saat membuka KTT G20, di Bali. (Foto: Kementerian Sekretariat Negara)

PONTIANAKGLOBE.COM, BALI -- Mata dunia sedang tertuju ke Indonesia, tepatnya di Bali yang tengah berlangsung KTT G20. Sebanyak 20 kepala negara hadir di Tanah Air mengikuti serangkaian pagelaran G20.

KTT G20 bukan sembarang KTT, dan hanya 20 negara yang hadir. Malah forum ini dianggap sebagai wadah paling penting dalam membahas sejumlah hal penting. Maklum karena kepala negara yang hadir adalah negara-negara yang sebagian merupakan mayoritas merupakan negara dengan ekonomi terkuat dan kehidupan yang stabil di dunia.

BACA JUGA: Bom Meledak di Istanbul, Turki. Kemenlu Pastikan Tak Ada Korban Warga Indonesia

Ada Amerika Serikat, China, Prancis, Rusia, Inggris, Jepang, Uni Eropa, Jerman, Australia, Italia dan Kanada. Ada pula, Afrika Selatan, Arab Saudi, Argentina, Brasil, India, Meksiko, Republik Korea Selatan, Turki dan Indonesia.

Dari laman Bank Indonesia, G20 adalah forum kerjasama multilateral terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa. Forum ini mereprensentasikan lebih dari 60% populasi bumi, sebanyak 75% perdagangan global dan 80% PDB dunia.

BACA JUGA: Presiden Jokowi dan Presiden AS Joe Biden Lakukan Pertemuan Bilateral di Bali

Awalnya G20 yang berdiri pada 1999 dibentuk karena untuk mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif. Dulu yang berkumpul bukan kepala negara tetapi Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Baru setelah itu mulai 2008, hadir kepala negara.

Pada G20 2022 ini, Indonesia sebagai tuan rumah atau biasa disebut Presidensi G20 usai menerima serah terima pada KTT G20 di Roma pada 30-31 Oktober 2021 lalu.

BACA JUGA: Presiden Jokowi PM Jepang Fumio Kishida Gelar Pertemuan Bilateral. Jokowi Minta Dukungan Proyek MRT Fase I

Tema pada tahun ini adalah Recover Together, Recover Stronger. Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Tags

Terkini