"YSEALI memberi saya kesempatan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan memberdayakan saya untuk menjadi pemimpin perempuan Tuli yang lebih visioner di Indonesia," kata Nissi Taruli Felicia Naibaho, peserta Tuli pertama YSEALI yang berasal dari Jakarta dan mengikuti fellowship dengan tema Civic Engagement di University of Nebraska di Omaha Agustus 2022.
Ia menambahkan, "Setelah menyelesaikan program, YSEALI memberi saya jaringan yang lebih luas dan lebih besar. Saya dapat berkolaborasi dengan lebih banyak komunitas dan organisasi untuk menjadikan Indonesia lebih inklusif."
Kriteria yang diperlukan untuk mendaftar program YSEALI Academic Fellowship adalah mereka yang berusia 18-25 tahun yang sudah atau akan mendaftar menjadi anggota YSEALI, masih berstatus mahasiswa atau sudah lulus dari universitas kurang dari lima tahun.
Komunitas yang kurang terlayani, termasuk kelompok masyarakat minoritas dan penyandang disabilitas, juga didorong untuk mendaftar dan mengirimkan lamaran. Informasi lebih lanjut tentang cara mendaftar dapat ditemukan di sini. ***