edukasi

Banyak Tertipu Pinjaman Online, Kominfo Gandeng 12 Perguruan Tinggi Atasi Rendahnya Literasi Digital

Sabtu, 25 Februari 2023 | 08:42 WIB
Ilustrasi seorang warga terjerat pinjaman online (Sumber foto: Pixabay)

PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng 12 perguruan tinggi nasional dalam penerapan digital safety di tanah air untuk mengatasi maraknya penipuan pinjaman online (pinjol).

Kerjasama dengan perguruan tingi tersebut karena hasil survei pemahaman literasi digital rendah sehingga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat menggunakan ruang digital yang aman dan produktif.

Adapun universitas yang terpilih kerjasama dengan Kominfo dalam bidang literasi digital adalah sebagai berikut:

1. Universitas Gadjah Mada
2. Universitas Sebelas Maret
3. Universitas Tidar
4. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
5. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
6. Universitas Esa Unggul
7. Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB)
8. Universitas Muhammadiyah Aceh
9. Institut Seni Indonesia Yogyakarta
10. Institut Seni Indonesia Surakarta
11. Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya
12. Institut Teknologi PLN.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan mayoritas nilai pilar digital safety yang rendah yaitu mudah tertipu modus penipuan belanja online hingga pinjaman online. Selama 2022 ada sebanyak 130.000 orang Indonesia yang tertipu secara online.

"Indeks literasi kita saat ini rendah, kalau skala 1 sampai 5 berdasarkan survei yang kami lakukan tahun lalu indeksnya 3,54%. Kenaikannya cuman 5 poin dan terendah capaiannya digital safety," kata Semuel Abrijani dikutip Pontianak Globe (Sabtu (25 Februari 2023).

Oleh karena itu, lanjut Semuel, dengan menggandeng Perguruan Tinggi dapat melakukan riset, pelatihan kepada masyarakat agar bisa membawa perubahan pemahaman literasi digital tidak mudah tertipu melalui aplikasi online.

Tags

Terkini