edukasi

Cerita Tiongkok Analogi Organisasi

Kamis, 25 Juli 2024 | 10:52 WIB
Gambar Kanvas Kerbau (Momo Kevin Kanvas)

Si singa sangat kesal karena tidak berhasil menyantap daging tapi, Ia berpikir keras bagaimana mengalahkan ketiga kakak beradik itu. Akhirnya, didapatkannya akal.

Suatu hari, dilihatnya sapi hitam sedang sendirian. Melihar si Singa menghampirinya, sapi hitam itu segera bersiap untuk menyerang.

“Tenang, tenang, saya tidak bermaksud melukaimu. Saya hanya ingin tahu di antara kalian bertiga, siapa yang paling kuat?”

“Tentu saja saya yang paling kuat,” jawab Sapi hitam.

Si singa pura-pura keheranan, “Tetapi, tadi saya bertanya kepada sapi merah, dan dia mengatakan bahwa dirinyalah yang paling kuat. Kata sapi merah, kalau hari itu dia tidak melempar saya dengan tanduknya, pastilah engkau dan sapi kuning sudah berhasil saya makan!”

Mendengar cerita itu, si sapi hitam berkata dengan ama meluap sampai napasnya terengah-engah.

“Omong kosong! Kalau saya tidak ada saat itu, dia dan sapi kuninglah yang sudah berhasil kamu makan!”

‘Saking’ marahnya, sapi hitam itu memutuskan untuk tidak bicara lagi dengan sapi merah. Begitu melihat sapi hitam sudah masuk ke dalam perangkapnya, si singa diam-diam ganti menemui sapi merah.

“Bung sapi merah, saya tahu di antara kalian, tiga kakak-beradik, engkaulah yang paling kuat. Kalau hari itu engkau tidak menanduk saya sampai terlempar jauh, tentu kedua saudaramu sudah habis saya makan.”

“Tentu saja saya yang paling kuat di antara kami bertiga. Sayalah pelindung mereka!” jawab Sapi merah dengan begitu sombong sampai lupa mengusir si Singa pergi.

"Terapi, barusan saya dengar dari sapi hitam bahwa dirinyalah yang paling kuat. Ia bahkan mengatakan, kalau waktu itu dia yang menanduk saya, hasilnya akan lebih luar biasa. Lihat, dia terang: serangan mau menantang kekuatanmu!”

Si Sapi merah mendongak, lalu menengok ke arah Sapi hitam

Benarlah, dilihatnya sapi hitam sedang memandang dirinya dengan tatapan tidak senang.

“Kurang ajar, tidak tahu berterima kasih. Kalau waktu itu saya tidak menyelamatkan dirinya, dia sudah habis dimakan singa,” umpat sapi merah, lalu memutuskan sejak hari itu ia tidak akan bersama-sama dengan sapi hitam lagi.

Terakhir, si Singa menghampiri sapi kuning dan kembali melancarkan akal bulusnya.

Halaman:

Tags

Terkini