PONTIANAKGLOBE.COM- Landak, bertempat di Pesantren Al-muslimun Ngabang, Pastor Kristianus CP mengajak mahasiwa-mahasiswi Falkutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga dihadiri oleh Falkutas Sains dan Teknologi melakukan kuliah umum sekaligus kunjungan untuk mempelajari sesuatu yang berbeda dari umumnya.
Menurut Pastor Kristianus CP alias Pastor Apo sebagai pengampu mata kuliah Filsafat, baginya teori dan praktik merupakan satu kesatuan bahkan satu rangkaian besar dalam penyerapan ilmu dengan versi yang berbeda.
Kegiatan pembelajaran seperti itu baginya merupakan momentum elemen pendidikan yang seimbang dengan kombinasi teori, toleransi bahkan hidup bermasyarakat yang bermoral.
Kegiatan Akademik dan Pembelajaran Mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo di Pondok Pesantren Al Muslimun Desa Raja, Ngabang, Kabupaten Landak dilaksanakan pada Rabu, 5 Juni 2024, terdiri dari 100an Mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Sains Teknologi mengadakan kunjungan belajar budaya dan Agama Islam.
Pada kegiatan ini mahasiswa diajak untuk belajar toleransi dan melek budaya. Belajar Toleransi dari saudara-i dari agama lain, salah satunya mengunjungi Pesantren Al-muslimun, Ngabang. Pada poin ini juga hendak mengaplikasikan hari lahir Pancasila yang diperingati pada 1 Juni tentang bagaimana Pancasila menjadi dasar bernegara.
“Awalnya ini merupakan sebuah mata kuliah kemudian saya kombinasi dan dingkat jadi Program Kampus Mengajar (PKM) apa lagi ini bertepatan dengan peringatan hari Pancasila (1 Juni) dan saya juga mengampu mata kuliah Moderasi Beragama, lebih baik saya ajak dua Falkutas FKIP (Pendidikan Bahas Inggis) dan FST (Sistem Informasi),” kata Pastor Apo
Dia juga menambahkan peserta yang hadir sekitar ada sekitar 60an mahasiswa dan yang di pesanteren juga lumayan ramai.
“Dari pada beri mahasiswa teori, lebih baik mengajak mereka turut merasakan dan terlibat langsung untuk merasakan moderasi beragama,” kata Pastor Apo CP.