Logistik San Agustin Kalbar Siap Tumbuh Lewat Kolaborasi Kampus-Industri

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Rabu, 16 Juli 2025 | 19:22 WIB
Sekretaris Jenderal Unika San Agustin, RD. Rupinus Kehi, dan Wakil Rektor Umum, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si. dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO), bertempat di Kantor Cabang Ekspedisi NCS Pontianak, Eka Indra, S.Sos,  (San Agustin )
Sekretaris Jenderal Unika San Agustin, RD. Rupinus Kehi, dan Wakil Rektor Umum, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si. dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO), bertempat di Kantor Cabang Ekspedisi NCS Pontianak, Eka Indra, S.Sos, (San Agustin )

PONTIANAKGLOBE.COM— Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Unika San Agustin) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan sektor industri, terutama dalam bidang logistik.

Pada Rabu, 9 Juli 2025, Unika San Agustin mengadakan pertemuan penting dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) di Kantor Cabang Ekspedisi NCS Pontianak, yang dikelola oleh Eka Indra, S.Sos.

Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Unika San Agustin, RD. Rupinus Kehi, serta Wakil Rektor Bidang Umum, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si. Fokus utama diskusi adalah inisiasi kerja sama dalam pengembangan Program Studi Logistik di Kampus III Ngabang—satu-satunya program studi logistik yang ada di Kalimantan Barat dan menjadi salah satu program unggulan universitas.

ASPERINDO memberikan respons yang positif terhadap rencana kemitraan tersebut. Salah satu poin penting yang dibahas adalah integrasi praktisi industri dalam pengajaran mata kuliah umum, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari para profesional logistik.

Penerimaan Mahasiswa Baru
Penerimaan Mahasiswa Baru (Unika San Agustin)

Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat proses regenerasi tenaga kerja di sektor logistik, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.

Diskusi juga mencakup sejumlah isu strategis yang relevan, seperti tantangan dalam sistem distribusi nasional, pentingnya peningkatan rantai pasok (supply chain), dan perlindungan hukum bagi para pekerja kurir. Isu terakhir ini menjadi perhatian khusus, mengingat masih maraknya praktik kerja berbasis insentif yang dianggap tidak manusiawi. Dalam konteks ini, Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2025 turut dijadikan rujukan utama.

ASPERINDO juga menekankan urgensi sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan sektor swasta untuk mewujudkan sistem logistik yang inklusif, efisien, dan merata hingga ke wilayah pedesaan. Lembaga penghubung seperti BGS dipandang memiliki peran strategis untuk menjembatani program kampus dengan kebijakan nasional.

Selain itu, pertemuan turut menyoroti kebutuhan untuk mengembangkan layanan logistik lintas wilayah dan internasional, serta menyiapkan lulusan yang memiliki Sertifikasi Pendamping Ijazah (SPI) dan keahlian di bidang teknologi digital. Unika San Agustin diharapkan dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis dan mampu bersaing di tingkat global.

Potensi Kalimantan Barat untuk menjadi pusat logistik nasional juga menjadi bahan diskusi, terutama seiring dengan rencana pengembangan Pelabuhan Kijing. Dalam hal ini, pemanfaatan teknologi seperti sistem pelacakan digital dan pengelolaan logistik yang terintegrasi menjadi sorotan utama.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk segera menyusun Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup pelatihan bagi mahasiswa, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta program pembekalan karier yang relevan dengan dunia kerja.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen Unika San Agustin dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia profesional dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan regional maupun nasional.

Oleh: RD. Rupinus Kehi Sekretaris Jenderal_Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Dari Dokumen Notulen Rapat) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Rekomendasi

Terkini

X