PONTIANAKGLOBE.COM, SINGKAWANG -- Misa yang diadakan pada pukul 16.00 WIB ini juga turut dihadiri oleh sekitar 250 tamu undangan dan pengisi acara, serta 14 narasumber yang memberikan inspirasi kepada generasi muda Katolik.
Total keseluruhan partisipan mencapai 1.764 orang, menjadikan acara ini sebagai momentum penting bagi pertumbuhan spiritual dan kebersamaan komunitas Katolik di Kalimantan Barat.
Acara HOMK-KAP III dihadiri oleh lebih dari 1.200 peserta dari berbagai paroki di Keuskupan Agung Pontianak, serta dikepalai oleh sekitar 300 panitia dan volunteer yang gigih dalam persiapan acara ini.
Kemeriahan dan semangat kebersamaan memenuhi Kompleks Persekolahan Katolik Nyarumkop Singkawang pada 27 Juni 2024 sore, saat Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus dan Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr Pius Riana Prapdi, bersatu dalam Misa Pembukaan Hari Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Pontianak ke-3 (HOMK-KAP III).
Dalam wawancara 28 Juni 2024 pagi, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan hidup saat ini.
"Saya sangat senang melihat begitu banyak orang muda berkumpul dengan penuh kebahagiaan. Mereka menunjukkan bahwa kebersamaan bukan hanya untuk sesama Katolik, tetapi untuk semua orang," kata Uskup Agustinus, Sabtu 28 Juni 2024.
Baca Juga: Penyegaran dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pastoral Paroki Santa Maria Nyarumkop
Menurut Uskup Agustinus, pada acara yang melibatkan 33 paroki di Keuskupan Agung Pontianak ini, lebih dari 50 pastor turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada para peserta.
"Ini bukan hanya acara rutin, tetapi sebuah ajang untuk memperkokoh tali persaudaraan dan membangun generasi muda yang tangguh dalam iman," tambahnya.
Kreatifitas Panitia
Kegiatan HOMK-KAP III ini dimata Uskup Agustinus dinilai kreatif dengan ide briliant mereka dalam mengemas kegiatan yang tujuannya untuk meramu semangat orang-orang muda Katolik di se- Keuskupan Agung Pontianak.
Dia juga melihat bahwa acara Misa Pembukaan HOMK-KAP III ini juga menonjolkan kekompakan melalui kegiatan kelompok seperti Pondok Maria dan Pondok Elisabeth, yang dirancang untuk mempererat hubungan antarparoki.
Artikel Terkait
Mgr Vincentius Sensi Potokota, Uskup Agung Ende Meninggal Dunia Dalam Usia 72 Tahun
Dari Misa Pontifikal Uskup Banjarmasin. Mgr Victorius Dwiardy: Panggilan Menuju Kesucian dan Keselamatan
Anies Baswedan: Saya Akan Bangun Indonesia yang Damai dan Teduh, saat Bertemu Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus
Uskup Emeritus Keuskupan Atambua, Mgr Anton Pain Ratu SVD Meninggal Dunia pada Usia 95 Tahun
Silaturahmi Ekologis, Walhi Kalbar Beraudiensi dengan Keuskupan Agung Pontianak, Begini Kata Mgr Agustinus
Keuskupan Labuan Bajo Terbentuk: Paus Fransiskus Tunjuk Mgr Maksimus Regus sebagai Uskup Pertama