daily-vibes

Dua Insiden Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, Kini Kembali Normal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB
Terjadinya kepadatan di sejumlah stasiun usai gangguan KA 1183 dan KA 1914A pada Kamis, 20 Agustus 2026. (Threads/@susaans)

PONTIANAKGLOBE.COM, TANGERANG -- Dua insiden yang mengganggu perjalanan Commuter Line (KRL) pada Kamis, 20 Agustus 2026 pagi, sempat menyebabkan keterlambatan dan kepadatan penumpang di sejumlah stasiun.

Insiden pertama melibatkan KA 1183 relasi Bogor–Jakarta Kota yang tertemper orang di sekitar Stasiun Cawang–Tebet.

Baca Juga: Warga Sumbar Kirim 5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, Terinspirasi Bantuan pada 2009

Sementara itu, insiden kedua melibatkan KA 1914A relasi Duri–Tangerang yang tertemper sepeda motor di jalur antara Stasiun Rawa Buaya–Batu Ceper.

Terkini, perjalanan KRL di kedua lintasan tersebut telah kembali normal setelah KAI Commuter melakukan proses evakuasi, pemeriksaan rangkaian, serta penguraian keterlambatan.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan pihaknya terus melakukan normalisasi perjalanan Commuter Line di kedua lintasan.

“KAI Commuter juga terus melakukan normalisasi dan penguraian keterlambatan perjalanan Commuter Line di lintas,” ujar Leza dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

KAI Terapkan Rekayasa Pola Operasi

Untuk meminimalkan dampak keterlambatan, KAI Commuter sempat menerapkan rekayasa pola operasi di lintas Bogor dan Tangerang.

Di lintas Bogor, perjalanan KRL diberlakukan menggunakan satu jalur secara bergantian pada segmen Stasiun Pasar Minggu hingga Stasiun Manggarai.

Rekayasa serupa diterapkan di lintas Tangerang, yakni pada jalur antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batu Ceper.

“Imbas kejadian tersebut sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga 1 jam lebih dan perjalanan dibatalkan, sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit,” ungkap Leza.

Baca Juga: BPIH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta, tapi Bipih Jemaah Turun

Sebelumnya, akun Threads @commuterline juga menyampaikan permintaan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi.

KAI Commuter mengimbau penumpang mengikuti arahan serta informasi yang disampaikan petugas di lapangan selama proses normalisasi berlangsung.

Halaman:

Tags

Terkini

MBG Perlu Evaluasi Model, Bukan Sekadar Dapur

Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB