daily-vibes

Remaja Palangka Raya Viral Padamkan Karhutla Pakai Kostum Superman, Dapat Apresiasi Menhut

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:05 WIB
Mengintip aksi heroik seorang remaja, Rudiansyah yang turun membantu memadamkan karhutla di Palangka Raya, Kalteng. Begini kisahnya. (Instagram.com/@cityguide)

PONTIANAKGLOBE.COM, KALIMANTAN BARAT -- Sosok Rudiansyah, remaja berusia 17 tahun asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tengah menjadi perhatian publik di media sosial.

Rudiansyah viral setelah ikut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya, Jekan Raya, Palangka Raya.

Baca Juga: Viral Dugaan Modus Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkiran GBK, Polisi Turun Tangan

Aksinya semakin menarik perhatian karena Rudiansyah terlihat mengenakan kostum superhero Superman saat berjibaku memadamkan kobaran api di lokasi kebakaran pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Remaja tersebut diketahui merupakan siswa kelas X SMA Negeri 10 Palangka Raya. Sepulang sekolah, Rudiansyah memilih ikut membantu pemadaman karena lokasi karhutla berada tidak jauh dari rumahnya di Jalan Petuk Katimpun, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya.

"Saya khawatir melihat api kebakaran lahan yang semakin mendekati rumah saya, makanya sepulang sekolah saya sempatkan untuk ikut membantu pemadaman," kata Rudi kepada awak media di lokasi.

Teringat Kabut Asap Pekat pada 2015

Rudiansyah mengatakan, keputusannya turun langsung membantu pemadaman merupakan tindakan spontan untuk melindungi rumahnya yang berada dekat dengan lokasi kebakaran.

Pengalaman menghadapi kabut asap pada 2015 juga menjadi salah satu alasan dirinya tidak ingin karhutla kembali meluas.

"Jadi waktu usia saya 6 tahun, tahun 2015 dulu, Palangka Raya ini kan kabut asap tebal," ungkap Rudi.

"Sampai sakit gara-gara kabut asap, saya tidak mau kejadian serupa terulang," tandasnya.

Remaja yang gemar berolahraga lari maraton itu mengaku khawatir aktivitasnya akan terganggu jika kabut asap kembali menyelimuti Palangka Raya akibat karhutla.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Tak ingin menunggu kondisi semakin parah, Rudiansyah pun memilih turun langsung membantu petugas dan warga memadamkan api.

"Tahun 2015 itu sangat membekas dalam ingatan saya. Saya tidak ingin asap tebal seperti itu terulang, makanya saya ikut membantu memadamkan juga," tandas Rudi.

Halaman:

Tags

Terkini

MBG Perlu Evaluasi Model, Bukan Sekadar Dapur

Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB