daily-vibes

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Komisi III DPR RI akan memanggil sejumlah pihak terkait kasus kematian Winda Lorenza Gowasa. (Instagram/justiceforwindalorenza2)

PONTIANAKGLOBE.COM, MEDAN -- Kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Bripka IH, anggota Polsek Medan Sunggal, masih menjadi sorotan publik.

Perbedaan keterangan antara kepolisian dan pihak keluarga mengenai penyebab kematian Loren, sapaan akrab Winda, turut menjadi perhatian. Di tengah polemik tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak kepolisian mengusut kasus tersebut secara transparan dan menyeluruh.

Baca Juga: Pelindo Pastikan Ekspor Alumunium Hydroxide dan Alumunium Oxide Kembali Normal

Desak Kasus Diusut Transparan

Habiburokhman mengatakan Komisi III DPR RI turut mencermati perkembangan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa.

"Kami di Komisi III DPR RI mencermati dengan serius perkembangan kasus meninggalnya WL, mantan istri anggota Polri di Medan yang disebutkan meninggal karena bunuh diri menggunakan senjata api," ujar Habiburokhman dalam video yang diunggah melalui akun X pribadinya, @habiburokhman, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, adanya sejumlah kejanggalan yang disampaikan keluarga harus menjadi perhatian penyidik. Ia meminta Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan mengusut perkara tersebut secara transparan.

"Maka Komisi III mendesak Polda Sumatera Utara, termasuk Polrestabes Medan beserta seluruh jajaran yang menangani perkara ini, untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan," tegasnya.

Habiburokhman mengingatkan agar proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara objektif serta tidak mengabaikan fakta yang ditemukan di lapangan.

"Proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah," ujarnya.

Minta Asal-usul Senjata Api Diusut

Keberadaan senjata api dalam kasus tersebut juga menjadi perhatian Komisi III DPR RI. Habiburokhman meminta kepolisian mengusut secara menyeluruh asal-usul kepemilikan dan penggunaan senjata api yang disebut digunakan dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Balita Tewas usai Ditabrak Mobil Oknum Polisi di Bone, Pengemudi Kini Diperiksa

Sebelumnya, kepolisian menyatakan Winda meninggal dunia akibat luka tembak di kepala setelah menggunakan senjata api milik Bripka IH.

"Tidak boleh ada fakta yang ditutupi. Termasuk asal-usul kepemilikan dan penggunaan senjata api dalam peristiwa ini harus diungkap secara terang benderang melalui proses scientific crime investigation," kata Habiburokhman.

Halaman:

Tags

Terkini