Warga kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, membenarkan kronologi penemuan jasad tersebut.
"Pada saat ditemukan saksi awalnya berpikiran itu adalah sampah, kemudian dibakar," kata Gede, Rabu (5/8/2026).
"Saat proses pembakaran tersebut, warga melihat potongan tubuh dari korban," lanjutnya.
Polisi menerima laporan penemuan jasad sekitar pukul 16.00 WIB pada Selasa (4/8/2026). Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan forensik.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga belum dapat memastikan jenis kelamin maupun usia korban karena proses identifikasi forensik masih berlangsung.
Terkait identitas korban, AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan pihaknya akan menyampaikannya setelah memperoleh kepastian dari hasil pemeriksaan.
"Untuk itu, identitas korban nanti kami akan sampaikan setelah kita mendapatkan kepastian," ujarnya.
Selain melakukan identifikasi, penyidik Satreskrim Polres Metro Depok masih memeriksa sejumlah saksi, menelusuri asal-usul korban, serta mencari bagian tubuh lain yang diduga belum ditemukan.
Hingga berita ini diterbitkan, tim dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati masih melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus memastikan identitas korban sebelum hasilnya diumumkan secara resmi. ***