daily-vibes

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 27 Juli 2026 | 16:30 WIB
Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw meninggal dunia di rusun ASN. (Instagram/ikn_id)

PONTIANAKGLOBE.COM, KALIMANTAN TIMUR -- Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di rumah susun (rusun) ASN IKN, Sabtu (25/7/2026).

Troy ditemukan di unit huniannya di Rusun ASN 3, Tower 6, Lantai 1, Kamar 102, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Baca Juga: Parade Skuter Borneo XXI Hadirkan Kisah Persaudaraan Lintas Negara, Br Stephanus Paiman Bertemu Kembali Penolongnya dari Sabah

Kabar duka tersebut juga disampaikan melalui akun Instagram resmi Otorita IKN, @ikn_id.

"Turut berduka cita atas berpulangnya Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik (8 Mei 1968–25 Juli 2026)," tulis akun tersebut.

"Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," lanjut unggahan itu.

Sempat Mengeluhkan Nyeri Lambung

Kapolresta IKN Kombes Supriyanto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, Troy sempat mengeluhkan nyeri lambung sejak sekitar tiga hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan saksi bahwa almarhum mengalami sakit nyeri lambung sejak tiga hari yang lalu sebelum meninggal," ujar Supriyanto kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, penyidik masih mendalami riwayat kesehatan korban dengan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis.

"Itu yang masih kami dalami termasuk memeriksa saksi-saksi. Mengenai riwayat sakitnya apa, masih menunggu keterangan medis lanjutan," katanya.

Baca Juga: Reuni Akbar PKN 110 Tahun Siap Digelar, Yustianus Ami Ajak Alumni Bersatu Membangun Almamater

Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Supriyanto memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini