daily-vibes

Viral Siswa SD di Grobogan Belajar di Tengah Bangunan Roboh, Tetap Semangat Ikuti Kelas dan Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:05 WIB
Menyoroti viralnya potret para siswa SD di Grobogan, Jawa Tengah yang menikmati MBG di antara puing bangunan sekolahnya yang rusak. (Instagram.com/@voktis.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA TENGAH -- Potret para siswa SDN Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan publik di media sosial.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar meski sebagian bangunan sekolah mereka telah roboh dan mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: Profil Brigjen TNI Mar Yustinus Rudiman, Jenderal Siber Berdarah Dayak Kebanggaan Kalbar

Unggahan akun Instagram @voktis.id pada Kamis, 23 Juli 2026, menunjukkan para siswa tetap menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah puing-puing bangunan sekolah.

Salah satu foto memperlihatkan seorang siswi membawa ompreng berisi makanan MBG dengan latar ruang kelas yang atapnya telah ambruk.

"Salah satu potret memperlihatkan seorang siswi membawa ompreng MBG di depan ruang kelas yang atapnya telah roboh," tulis akun tersebut.

"Hal itu menggambarkan aktivitas belajar yang tetap berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas," lanjut unggahan itu.

Empat Ruang Kelas Rusak

Berdasarkan informasi yang dibagikan, SDN Tanggirejo kehilangan empat ruang kelas akibat kerusakan bangunan.

Agar proses belajar mengajar tetap berlangsung, pihak sekolah melakukan berbagai penyesuaian.

Salah satunya dengan menyekat satu ruang kelas menjadi dua menggunakan tripleks, memindahkan siswa kelas 5 ke musala, serta mengalihfungsikan perpustakaan menjadi ruang guru.

Baca Juga: Heriyadi Rekomendasikan Karateka INKAI Kota Pontianak Ikuti UKT Zona II Kalimantan

"Untuk memastikan proses belajar tetap berjalan, pihak sekolah menyekat satu ruang kelas menjadi dua menggunakan tripleks," tulis unggahan tersebut.

Atap Mulai Roboh Sejak Januari 2026

Kepala SDN Tanggirejo, Juwariyah, mengatakan kerusakan bangunan mulai terjadi sejak awal Januari 2026.

Halaman:

Tags

Terkini