Dari atas mobil komando, orator mendesak aparat penegak hukum menindak tegas setiap pihak yang diduga terlibat tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu.
"Ada banyak kasus korupsi di negeri ini, namun penguasa tutup mata," ujar salah seorang orator.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyatakan korupsi merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa karena berdampak pada pelayanan publik dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Mereka juga menyerukan agar proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat korupsi dijalankan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Adili Febrie sang koruptor," seru orator dalam aksi tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Agung terkait tuntutan yang disampaikan massa dalam aksi demonstrasi tersebut. ***