PONTIANAKGLOBE.COM, BANDUNG -- Kasus ini sebelumnya mencuat setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp misterius pada Juni 2026 yang mengabarkan YTR berada dalam kondisi kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Saat tiba di rumah sakit, keluarga mendapati korban mengalami luka robek dan lebam di sejumlah bagian tubuh. Polisi kemudian menangkap Taufik Hidayat yang diketahui merupakan mantan pacar korban dan menetapkannya sebagai tersangka.
Terbaru, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat telah merampungkan pemeriksaan terhadap 31 saksi untuk mengungkap rangkaian dugaan penyiksaan tersebut.
Polisi Periksa 31 Saksi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, keterangan puluhan saksi menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.
"Jumlah saksi sebanyak 31 orang ini sangat berharga bagi penyidikan," ujar Hendra dalam keterangan resminya, Jumat, 17 Juli 2026.
Saat ini, penyidik masih mencocokkan seluruh keterangan saksi dengan hasil rekonstruksi yang sebelumnya telah dilakukan.
Rekonstruksi tersebut digelar di tiga lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Polisi Identifikasi Dugaan Alat Penyiksaan
Hendra menjelaskan, penyidik juga telah mengidentifikasi sejumlah benda yang diduga digunakan tersangka untuk menganiaya korban selama proses penyidikan berlangsung.
Akibat dugaan penyiksaan tersebut, YTR mengalami luka berat yang menyebabkan kebutaan pada kedua mata, gangguan bicara, hingga kelumpuhan.
"Keterangan saksi membantu penyidik memastikan penggunaan berbagai alat penyiksaan mulai dari pukulan tangan kosong," kata Hendra.
"Selain itu juga ditemukan dugaan penggunaan helm, kaki meja besi, hingga golok sesuai fakta di lapangan," lanjutnya.
Tags
Artikel Terkait
-
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Oknum Sopir Truk BBM di Sumut, Distribusi Dipastikan Tetap Normal
-
TNI Kerahkan 18 Prajurit Bantu Distribusi BBM di Sumut, Ini Penjelasan Kodam I/Bukit Barisan
-
Peserta Tur Dilaporkan Hilang di Korea Selatan, Travel Ungkap Kronologi hingga Siapkan Hadiah bagi Penemu
-
KPK: Laporan Gratifikasi Raja Juli Antoni di Aspek Pencegahan Selesai, Penyidikan Dugaan Pidana Tetap Berjalan
-
Viral Guru di Parigi Moutong Buat Makanan untuk Murid karena MBG Belum Masuk Sekolah
-
Terpilih Aklamasi, Ermin Elviani Bidik Kejayaan Demokrat Kalbar