“Semua responden ingin menghemat waktu mereka dan memilih untuk mengikuti saran AI. Teknologi ini semakin diminati dalam berbagai tugas, termasuk travel planning, tetapi penting untuk tetap melakukan validasi sendiri,” ujar Vladislav Tushkanov, Group Manager Kaspersky AI Technology Research Center, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Wamenpar Dorong Paket Wisata 3B, Genjot Daya Saing Bali Utara dan Barat
Bagi pelaku bisnis, data ini menunjukkan bahwa integrasi AI bisa menjadi keunggulan kompetitif.
Perusahaan pariwisata, perhotelan, dan maskapai yang mampu memanfaatkan AI untuk memberikan pengalaman lebih personal dan efisien berpeluang meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus pendapatan. ***