daily-vibes

Didominasi Australia dan Malaysia, Wisman ke Indonesia Capai 1,48 Juta pada Juli 2025

Senin, 1 September 2025 | 22:17 WIB
Foto Ilustrasi - BPS mencatat jumlah kunjungan wisman Juli 2025 capai 1,48 juta. (Unsplash @osky)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sektor pariwisata Indonesia terus mencatat tren positif.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2025 mencapai 1,48 juta kunjungan, tumbuh baik secara bulanan maupun tahunan.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Helikopter PK-RGH Hilang Kontak di Tanah Bumbu, Baru 8 Menit Terbang

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan kunjungan tersebut terdiri dari 1.303.732 kunjungan melalui pintu masuk utama dan 177.614 kunjungan melalui pintu perbatasan.

“Total kunjungan wisman Juli 2025 sebanyak 1,48 juta kunjungan, naik 4,62 persen dibanding Juni 2025 dan naik 13,01 persen dibanding Juli 2024,” kata Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Kenaikan ini juga mendorong pertumbuhan kumulatif.

Baca Juga: Aurelie Moeremans Bongkar Tawaran Masuk Politik, Cuma Disuruh Ikut Bos dan Baca Skrip Dibayar Ratusan Juta

Sepanjang Januari–Juli 2025, jumlah kunjungan wisman mencapai 8,53 juta, atau meningkat 10,04 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan kebangsaan, Malaysia masih menjadi penyumbang wisman terbesar dengan kontribusi 14,32 persen, disusul Australia 11,69 persen, dan China 9,76 persen.

Dibandingkan Juni 2025, kunjungan dari Australia dan China meningkat, sementara dari Malaysia sedikit menurun.

Namun secara tahunan, ketiganya tetap mencatatkan pertumbuhan positif.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Usaha Minim Risiko untuk Pemula, Cocok Dicoba dari Nol

Dari sisi pintu masuk, Bandara Ngurah Rai, Bali, menjadi gerbang utama kedatangan wisman. Kunjungan paling banyak datang dari wisatawan Australia.

“Peningkatan kunjungan melalui Bandara Ngurah Rai salah satunya dipicu oleh Australian Winter School Holiday,” ungkap Pudji.

Dengan capaian ini, pariwisata Indonesia dinilai semakin memperkuat daya tarik di mata wisatawan mancanegara, terutama pada destinasi unggulan seperti Bali. ***

Tags

Terkini