Usai penyaluran berlangsung, sekelompok massa mendatangi Kantor PMK sekitar pukul 17.40 WIT.
Kantor PMK kemudian menjadi sasaran pertama sebelum aksi meluas ke sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya.
Mengetahui adanya aksi massa, Bupati Puncak Elvis Tabuni kemudian mendatangi Kantor PMK untuk berkomunikasi dengan warga.
Namun, upaya tersebut tidak membuat massa puas. Situasi kemudian memanas hingga massa membakar Kantor PMK sekitar pukul 18.45 WIT.
"Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK," ungkap Domingos.
Aksi tersebut kemudian meluas. Massa diduga membakar sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya.
Pada awal penanganan, polisi mencatat sedikitnya tujuh kantor terdampak, yakni Kantor PMK, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, dan Kantor Keuangan.
Selain kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga dilaporkan ikut terbakar, kata Domingos. ***
Artikel Terkait
Gus Miftah: Muktamar NU di Tambakberas Harus Bersih dari Intervensi Politik
Polisi Selidiki Tewasnya Siswi SMA Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu
Kiai Anwar Zahid Selamat dari Kecelakaan Alphard Ringsek Ditabrak Truk di Bojonegoro
Peternak DIY Bagi-bagi 1.600 Ayam Gratis di Malioboro, Protes Harga Telur Anjlok
Viral Curhat Warga soal Layanan RSUD Merah Putih Magelang, Ini Respons Rumah Sakit
Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur'an di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi