"Secara keseluruhan, terdapat 90 korban yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit," lanjut keterangan itu.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama pihak penyelenggara turut mengunjungi para korban di sejumlah rumah sakit rujukan.
Dalam unggahan di akun Instagram @sadewo.id, Sadewo menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut.
"Intinya, tidak ada yang menginginkan kejadian ini meskipun musibah. Orang lagi senang-senang tiba-tiba ambruk," ujar Sadewo.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para korban dan memastikan akan memberikan bantuan.
"Kami dari penyelenggara mohon maaf sekali. Tidak ada yang menginginkan kejadian seperti ini. Saya juga sangat sedih atas kejadian yang terjadi hari ini," ujar perwakilan penyelenggara.
"Sebisanya kami juga pasti akan membantu," tambahnya.
Insiden ambruknya tribun VIP kini ditangani Polresta Banyumas. Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut.
"Saat ini pihak Polresta Banyumas sedang melakukan proses investigasi dan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi serta faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut," demikian keterangan pihak Speed Fest.
Hingga proses investigasi selesai, penyebab ambruknya tribun masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. ***
Artikel Terkait
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK Tanpa Rompi Tahanan, Kejagung Beri Penjelasan
Direktur FBI Kash Patel Serahkan Kembali Jasad Leluhur dan Artefak Budaya Indonesia kepada Presiden Prabowo
Alumni Pontianak dan Kubu Raya Kompak Siapkan Bus untuk Mengikuti Magna Reunio 110 Tahun Persekolahan Katolik Nyarumkop
Parade Skuter Borneo XXI Satukan Pecinta Vespa Indonesia, Malaysia, dan Brunei di Temajok
Reuni Akbar PKN 110 Tahun Siap Digelar, Yustianus Ami Ajak Alumni Bersatu Membangun Almamater
Parade Skuter Borneo XXI Hadirkan Kisah Persaudaraan Lintas Negara, Br Stephanus Paiman Bertemu Kembali Penolongnya dari Sabah