PONTIANAKGLOBE.COM, NYARUMKOP -- Ketua Umum Panitia Reuni Akbar 110 Tahun Persekolahan Katolik Nyarumkop (PKN), Yustianus Ami, memastikan seluruh persiapan menuju puncak perayaan terus dimatangkan.
Tak hanya menjadi ajang temu lintas generasi alumni, reuni bersejarah ini juga akan menghadirkan agenda spiritual, ilmiah, dan pelestarian sejarah yang diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi almamater dan masyarakat.
Komitmen itu ditunjukkan Yustianus dengan meninjau langsung progres pembangunan Patung Tiga Misionaris di kompleks Persekolahan Katolik Nyarumkop, Kabupaten Mempawah, Sabtu, 25 Juli 2026.
Peninjauan dilakukan seusai dirinya melaksanakan tugas dinas luar mewakili Bupati di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
Menurut Sekda Kabupaten Bengkayang Yustianus, pembangunan Patung Tiga Misionaris merupakan salah satu simbol penting dalam peringatan 110 tahun PKN.
Baca Juga: Gerai Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh Tutup, Pemkot Batam Ungkap Penyebabnya
Monumen tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para misionaris yang telah meletakkan fondasi pendidikan Katolik di Kalimantan Barat dan melahirkan ribuan alumni yang kini mengabdi di berbagai bidang.
"Kami ingin Reuni Akbar 110 Tahun PKN meninggalkan warisan yang tidak hanya dikenang, tetapi juga dapat menginspirasi generasi berikutnya. Patung Tiga Misionaris menjadi simbol penghormatan atas dedikasi para pendiri sekaligus pengingat bahwa pendidikan dibangun melalui semangat pelayanan, pengorbanan, dan kasih," ujar Yustianus.
Ia menegaskan, panitia ingin menghadirkan reuni yang memiliki makna lebih luas dibanding sekadar temu kangen alumni.
Baca Juga: DPR Fasilitasi Dialog Sekar Telkom, Streamlining Telkom Group Dipastikan Tak Berujung PHK
"Reuni ini adalah momentum menyatukan kembali seluruh keluarga besar PKN. Kami ingin memperkuat rasa memiliki terhadap almamater sekaligus membangun kolaborasi nyata demi kemajuan Persekolahan Katolik Nyarumkop pada masa mendatang," katanya.
Selain memastikan pembangunan monumen berjalan sesuai jadwal, panitia juga terus mematangkan penyelenggaraan Forum Ilmiah Reuni Akbar 110 Tahun PKN yang akan menghadirkan tokoh-tokoh nasional.
Yustianus mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Ketua III Panitia, Dr. Alfeus Sunarso, panitia mendapat kabar menggembirakan bahwa Rektor Universitas Sanata Dharma (USD), Romo Albertus Bagus Laksana, SJ, S.S., Ph.D., telah menyatakan kesediaannya memenuhi undangan panitia.
Dalam forum ilmiah tersebut, Romo Albertus dijadwalkan tampil sebagai pembicara bersama arsitek nasional Yori Antar, yang dikenal luas atas kiprahnya dalam pelestarian arsitektur dan warisan budaya Nusantara.
Artikel Terkait
110 Tahun Nyarumkop, dari Warisan Misionaris Menuju Sekolah Favorit Masa Depan
Menembus Belantara Nyarumkop, dari Hutan Rimba Lahir Mercusuar Pendidikan Katolik di Kalimantan
Lahirnya Persekolahan Katolik Nyarumkop, Ketika Hutan Belantara Menjadi Taman Pendidikan
Semangat Kebersamaan Warnai Perayaan HUT ke-102 WKRI di Paroki Santa Maria Nyarumkop
Yustianus Ami, Dirigen di Balik Stabilitas Fiskal dan Birokrasi Bengkayang Gemilang
Jelang Magna Reunio 110 Tahun Persekolahan Katolik Nyarumkop, Dua Guru Purna Tugas Nyatakan Siap Hadir