Viral Isu 522 Pelajar Sidoarjo Terjangkit HIV, Dinkes Tegaskan Angka Tersebut Tidak Sesuai Fakta

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:35 WIB
Foto ilustrasi: Update isu 522 anak pelajar di Sidoarjo positif HIV (Freepik/jcomp)
Foto ilustrasi: Update isu 522 anak pelajar di Sidoarjo positif HIV (Freepik/jcomp)

Ia menegaskan, penyintas HIV memerlukan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Di sisi lain, upaya pencegahan penularan melalui edukasi dan pendampingan juga harus terus diperkuat.

Menurut Emil, penularan HIV dapat terjadi melalui berbagai faktor, sehingga diperlukan pendekatan yang tepat dalam upaya pencegahannya.

"Bagaimana seseorang bisa terinfeksi HIV juga berbeda-beda. Ada yang tentunya karena pergaulan yang salah, ada juga yang melalui penggunaan narkoba yang selama ini menjadi kekhawatiran," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak-anak di luar lingkungan sekolah.

"Anak-anak berada di sekolah dari Senin sampai Jumat, dari pagi hingga siang atau sore hari. Di luar waktu itu, keluarga juga perlu menjadi mitra dalam menjaga anak-anak muda kita dari pergaulan yang berisiko," ujarnya.

Perbincangan mengenai isu tersebut bermula dari unggahan salah satu akun X, @heyfannnnn, pada Kamis (23/7/2026).

Dalam unggahan itu, akun tersebut mempertanyakan kebenaran informasi mengenai ratusan anak dan remaja di Sidoarjo yang disebut terpapar HIV.

Unggahan tersebut juga menyertakan tangkapan layar bertuliskan, "522 anak dan remaja di Sidoarjo terpapar HIV, termasuk anak PAUD dan TK."

Namun, setelah mendapat berbagai tanggapan, akun tersebut menyebut informasi mengenai angka 522 anak itu merupakan hoaks.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menegaskan data resmi menunjukkan jumlah kasus HIV pada kelompok usia sekolah jauh lebih rendah dibandingkan angka yang beredar di media sosial. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X