Pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Beberapa waktu setelah menjabat, Nanik kembali menjadi sorotan usai memilih tidak memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengadaan motor listrik untuk BGN.
Saat dicegat awak media, ia langsung berjalan menuju kendaraan dinasnya dengan pengawalan petugas keamanan tanpa memberikan tanggapan.
"Ibu, kenapa tidak mau menjawab, Bu? Ini kan pertanyaannya gampang," ujar salah seorang wartawan.
"Soal motor listrik saja, Bu. Motor listrik di lapangan bagaimana? Kan Ibu Arum yang membahas anggarannya," sambung wartawan lainnya.
Sikap tersebut sempat menjadi perbincangan di tengah sorotan terhadap pengelolaan anggaran BGN.
Secara terpisah, Nanik juga mengonfirmasi pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu, 22 Juli 2026.
Ia mengatakan keputusan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN."
Menurut Nanik, kondisi kesehatannya menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.
"Demi kesehatan saya, dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui."
Meski mengundurkan diri sebagai Kepala BGN, Nanik mengungkapkan bahwa Presiden berencana tetap melibatkannya dalam pengawasan lembaga tersebut.
"Kemungkinan Presiden akan membentuk Dewan Pengawas, di mana saya diminta menjadi Ketua Dewan Pengawasnya," ujar Nanik. ***
Artikel Terkait
Putra Hotman Paris Sindir Ayahnya usai Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Ungkap Sudah Setahun Tak Berkomunikasi
Pakar Hukum Trisakti Kritik Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah, Singgung Kesan Tebang Pilih
Pemkab Bengkayang Dukung Pembangunan Biara dan TK Kebijaksanaan di Monterado
Indosat 5G Resmi Hadir di Pontianak, Bawa Pengalaman Digital Lebih Cepat dan Produktif
Tiga Mahasiswi Baru Polnep Raih Medali Emas di Open Turnamen Tarung Derajat se-Kalbar 2026
Mahasiswa BEM PTMA Demo di Kejagung, Desak Penuntasan Kasus Korupsi