Warisan Pendidikan Lebih dari Satu Abad
Persekolahan Katolik Nyarumkop merupakan satu di antara lembaga pendidikan Katolik tertua di Kalimantan Barat, bahkan termasuk pelopor pendidikan Katolik di Pulau Kalimantan.
Cikal bakalnya bermula dari pelayanan pendidikan para misionaris Kapusin (OFM Cap) yang sebelumnya membuka sekolah di Pelanjau pada 1911.
Setelah sekolah di Pelanjau ditutup akibat wabah penyakit, pelayanan pendidikan dipindahkan ke Nyarumkop.
Pada 3 September 1916, Pastor Marcellus OFMCap bersama Bruder Timoteus OFMCap tiba di Nyarumkop dan mendirikan bangunan sederhana yang difungsikan sebagai tempat tinggal sekaligus ruang belajar.
Tanggal tersebut kemudian dikenal sebagai tonggak lahirnya Persekolahan Katolik Nyarumkop.
Dalam perjalanannya, lembaga pendidikan ini terus berkembang hingga menaungi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga pendidikan seminari.
Selama lebih dari 110 tahun, Persekolahan Katolik Nyarumkop telah melahirkan ribuan alumni yang mengabdikan diri sebagai imam, biarawan dan biarawati, guru, aparatur sipil negara, akademisi, politisi, profesional, maupun pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia.
Karena itu, Magna Reunio 110 Tahun tidak sekadar menjadi ajang temu kangen lintas angkatan.
Lebih dari itu, reuni ini menjadi momentum untuk mengenang warisan pendidikan yang telah dibangun para misionaris, guru, dan para pendahulu, sekaligus mempererat kembali persaudaraan seluruh keluarga besar Persekolahan Katolik Nyarumkop.
Panitia berharap semakin banyak guru, alumni, dan keluarga besar Persekolahan Katolik Nyarumkop dari berbagai penjuru Indonesia dapat hadir untuk menyukseskan peringatan bersejarah tersebut.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi simbol penghormatan terhadap dedikasi para pendidik sekaligus memperkuat semangat kebersamaan yang telah diwariskan selama lebih dari satu abad.
Magna Reunio 110 Tahun Persekolahan Katolik Nyarumkop akan menjadi momentum mempererat kembali tali persaudaraan lintas angkatan sekaligus mengenang perjalanan panjang lembaga pendidikan Katolik yang telah melahirkan banyak tokoh dan berkontribusi bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat.
"Kami sebagai panitia berharap semakin banyak guru, alumni, dan keluarga besar Persekolahan Katolik Nyarumkop dari berbagai daerah, bahkan di luar negeri dapat hadir untuk menyukseskan perhelatan bersejarah tersebut," harap Yustianus Ami. ***
Artikel Terkait
Momentum Kebahagiaan dan Kreativitas, Perayaan Misa Natal dan Pembukaan Tahun Ajaran Baru di Persekolahan Katolik Nyarumkop
Penuh Kehangatan, Kunjungan Persaudaraan Bapakat Paroki MRPD Pontianak ke Bapakat Paroki Santa Maria Nyarumkop
Nyarumkop Punya Tempat Teduh Baru, Uskup Agustinus dan Dango Page
110 Tahun Nyarumkop, dari Warisan Misionaris Menuju Sekolah Favorit Masa Depan
Menembus Belantara Nyarumkop, dari Hutan Rimba Lahir Mercusuar Pendidikan Katolik di Kalimantan
Lahirnya Persekolahan Katolik Nyarumkop, Ketika Hutan Belantara Menjadi Taman Pendidikan