Satgas PKH Gagalkan Dugaan Pencurian Tugboat Republic 10 di Sungai Barito, Dua Terduga Pelaku Diamankan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 15 Juli 2026 | 11:34 WIB
Petugas Satgas PKH mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti dugaan pencurian aset Tugboat Republic 10 di Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (14/7/2026).  (Dok. Satgas PKH)
Petugas Satgas PKH mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti dugaan pencurian aset Tugboat Republic 10 di Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (14/7/2026). (Dok. Satgas PKH)

PONTIANAKGLOBE.COM, BARITO SELATAN -- Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bersama personel Kodim 1012/Buntok menggagalkan dugaan upaya pencurian aset berupa tugboat Republic 10 yang berada dalam pengamanan Satgas PKH di perairan Sungai Barito, Desa Damparan, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua terduga pelaku berinisial S (36) dan T (34).

Baca Juga: Praktisi Hukum Soroti Dugaan Korupsi Lahan Kompensasi PT BSI di Sukabumi, Minta Kejelasan Penanganan Perkara

Sementara seorang terduga pelaku lainnya berinisial N (30) masih dalam pengejaran aparat.

Komandan Kodim 1012/Buntok, Letkol Inf Muhammad Edi, membenarkan keberhasilan personelnya menggagalkan dugaan pencurian aset yang berada dalam pengamanan Satgas PKH.

"Dua orang terduga pelaku diamankan setelah petugas melakukan pengejaran terhadap sebuah kelotok yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan aksi pencurian," ujar Muhammad Edi.

Bermula dari Kelotok Mencurigakan

Peristiwa bermula pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat itu, personel jaga Pos Satgas PKH yang terdiri atas Serda Stifanus Marthin Loppies, Prada Taufiq Fitrianto, dan Prada Adi Nugroho melihat sebuah kelotok bergerak mencurigakan mendekati Tugboat Republic 10.

Baca Juga: Polisi Selidiki Motif Ledakan Diduga Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Siswa Kelas XII Diamankan

Menyadari adanya aktivitas yang tidak biasa, personel meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau pergerakan kelotok tersebut.

Sekitar pukul 03.00 WIB, petugas mendapati kelotok telah merapat ke tugboat.

Baca Juga: Mengapa FBI dan Secret Service AS Terlibat dalam Penyidikan Kasus Korupsi Febrie Adriansyah?

Ketika hendak dilakukan pemeriksaan, para terduga pelaku berusaha melarikan diri menggunakan kelotok sehingga personel Pos 1 yang dipimpin Koptu Supiyono bersama Pratu Rizki Risaldi melakukan pengejaran.

Hasilnya, dua terduga pelaku berhasil diamankan, sementara seorang lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Rekomendasi

Terkini

X