Karena itu, Indonesia perlu memperkuat kolaborasi lintas sektor agar transformasi ekonomi hijau berjalan lebih cepat dan terintegrasi.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA Unpad, Yhodhisman Soratha, mengatakan Forum Ekonomi Hijau dibentuk sebagai ruang dialog untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.
Baca Juga: Satgas PKH Kuasai Kembali Jutaan Hektare Hutan, Negara Selamatkan Rp6,6 Triliun
Menurutnya, tantangan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, komunitas, hingga generasi muda.
Pada tahap awal, Forum Ekonomi Hijau akan berada dalam ekosistem IKA Unpad.
Namun, ke depan forum tersebut ditargetkan berkembang menjadi platform independen yang aktif menghasilkan rekomendasi kebijakan, inovasi, dan kolaborasi dalam pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.
Peluncuran Forum Ekonomi Hijau menghadirkan sejumlah tokoh nasional untuk membahas strategi percepatan ekonomi hijau di Indonesia.
Di antaranya Menteri Koperasi sekaligus Ketua Umum IKA Unpad Ferry Juliantono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta sejumlah akademisi, pakar lingkungan, dan praktisi keberlanjutan.
Ketua Pelaksana Forum Ekonomi Hijau, Ferdian Agustiana, mengatakan ekonomi hijau harus diwujudkan dalam langkah nyata yang dapat diterapkan oleh berbagai sektor.
Menurutnya, ekonomi hijau tidak hanya berkaitan dengan pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih efisien, inklusif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan generasi mendatang.
Ia optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pemain utama dalam ekonomi hijau global melalui pengembangan energi baru terbarukan, industri hijau, hilirisasi berkelanjutan, dan inovasi teknologi ramah lingkungan.
Melalui Forum Ekonomi Hijau, IKA Unpad berharap semakin banyak kolaborasi, inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang dapat mempercepat pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).
IKA Unpad menilai keberhasilan pembangunan nasional ke depan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan ekonomi, dan mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya. ***
Artikel Terkait
Indonesia-Brasil Sepakat Perkuat Kerja Sama BRICS dan Energi Hijau
Dukung Program Pelabuhan Hijau, Pelindo Reg 2 Pontianak Tanam 500 Pohon
Hampir 15 Hari Minum Air Hijau, Jeritan Warga Aceh Tamiang yang Terlupakan
Mengendus Cuan Hijau, Begini Panduan Gen Z Pontianak Masuk ke Saham Tren NZA atau Net-Zero Ambition
Ide Bisnis Berbasis NZA, Begini Peluang Micro-Business Hijau Rendah Modal bagi Gen Z
Menakar Jalan Panjang Menuju Net Zero Emission 2060, Begini Peran GIZ dalam Transformasi Hijau Indonesia