Wartawan Dapat Apresiasi Promedia Group, Rumah Kini Lebih Layak Huni

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor. (Dok. Promedia)
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor. (Dok. Promedia)

PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Program “Ganti Atap Rumah Wartawan” yang digagas PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group mulai direalisasikan.

Pelaksanaan perdana dilakukan pada Kamis (12/3/2026) di rumah salah satu wartawan anggota Promedia Group di kawasan Citayam, Bogor. Dalam program ini, atap rumah yang sebelumnya menggunakan seng diganti dengan material Alduro.

Baca Juga: Kepergok! Aktivitas di Layar Bocor ke Pengunjung

Proses pengerjaan berlangsung lebih cepat dari rencana. Jika awalnya ditargetkan memakan waktu 3–4 hari, pekerjaan justru rampung hanya dalam dua hari.

“Kami siapkan 7-8 tenaga kerja supaya bisa cepat selesai,” ungkap Didik, kepala tukang yang menangani proyek tersebut.

Selain dukungan tenaga kerja, cuaca cerah selama proses pengerjaan juga menjadi faktor yang mempercepat penyelesaian.

“Cuaca cerah, tidak ada hujan, semuanya jadi cepat dan lancar,” kata Djunaedi, salah satu tukang.

Penerima manfaat program, Kunradus Aliandu, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku kondisi rumahnya kini lebih layak setelah atap lama yang sudah berkarat diganti.

“Tentu, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) yang sudah membantu memperbaiki rumah kami dengan menggantikan atap seng yang sudah mulai berkarat dengan atap Alduro,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Promedia Group yang menjembatani program tersebut.

“Ini kerja sama positif yang dibuat Promedia Group, membantu wartawannya,” tambahnya.

Dari sisi kenyamanan, material Alduro disebut memiliki berbagai keunggulan dibandingkan atap konvensional seperti seng atau asbes. Dengan ketebalan mencapai 5 mm, suhu di dalam rumah terasa lebih sejuk.

“Ruang menjadi lebih sejuk dan adem setelah pergantian atap ini,” ungkap Christiana, salah satu penerima manfaat.

Selain itu, atap Alduro diklaim lebih tahan terhadap cuaca ekstrem, tidak berkarat, serta tidak mudah retak. Materialnya yang berbasis upcycle juga dinilai lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama SKI, Sugiarto Romeli, menjelaskan bahwa Alduro mampu mereduksi panas dibandingkan atap seng.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X