Gunung Gawalise Kembali Makan Korban, Pendaki Tewas Diduga Kelelahan Ekstrem

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Senin, 13 Oktober 2025 | 14:47 WIB
Menyoroti insiden penemuan jasad pendaki di Gunung Gawalise, Sulawesi Tengah yang sempat hebohkan jalur pendakian.  (Dok. SAR Palu)
Menyoroti insiden penemuan jasad pendaki di Gunung Gawalise, Sulawesi Tengah yang sempat hebohkan jalur pendakian. (Dok. SAR Palu)

PONTIANAKGLOBE.COM, PALU -- Seorang pendaki bernama Gate (40) ditemukan meninggal dunia di kawasan dekat puncak Gunung Gawalise, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (12/10/2025). Penemuan jasad ini sempat menghebohkan warga dan komunitas pendaki setempat lantaran lokasi tersebut dikenal memiliki medan yang ekstrem dan jarang dilalui.

Kabar mengenai penemuan korban pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu dari seorang saksi bernama Surya pada Sabtu malam (11/10/2025) sekitar pukul 22.30 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan segera diterjunkan untuk melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, membenarkan bahwa jasad korban ditemukan sekitar 200 meter dari puncak gunung pada Minggu sore.

“Hari ini kami menemukan korban di sekitar area puncak pada pukul 15.38 WITA,” ujar Rizal dalam keterangan resminya, Minggu (12/10/2025).

Rizal menjelaskan, proses evakuasi berlangsung sulit karena kondisi medan yang curam dan licin akibat hujan. Tim penyelamat harus ekstra hati-hati saat menurunkan jenazah agar tidak terpeleset di jalur sempit yang tertutup kabut tebal.

Baca Juga: One Fine Day IFG, Kolaborasi Seru Antara Literasi Keuangan dan Gaya Hidup Sehat

“Operasi SAR dilaksanakan dalam kondisi berisiko tinggi. Pada hari kedua pencarian, tim berhasil mengevakuasi korban sekitar 200 meter dari puncak,” jelas Rizal.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa bergantian menuruni gunung menuju posko bawah. Dari sana, korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Palu untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut keterangan Basarnas, laporan mengenai penemuan jasad Gate berawal dari informasi yang diterima pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WITA. Seorang warga, Surya, melaporkan adanya sosok yang ditemukan tak bernyawa di area dekat puncak.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar di kalangan komunitas pendaki di Sulawesi Tengah, terutama setelah diketahui bahwa sebelumnya ada seorang pendaki yang tidak kembali setelah mencapai puncak.

“Informasi awal kami terima dari seorang warga yang menemukan korban. Setelah itu, tim rescue segera dikerahkan ke lokasi,” terang Rizal.

Usai proses evakuasi, Rizal mengingatkan pentingnya memperhatikan faktor keselamatan sebelum melakukan pendakian, terutama pada musim hujan yang membuat jalur pendakian semakin licin dan berbahaya.

“Pastikan kondisi fisik benar-benar siap dan perlengkapan memadai sebelum mendaki,” tegasnya.

Baca Juga: Utang Negara Capai Rekor Baru! Kemenkeu Minta Publik Tenang, Benarkah Masih Aman?

Ia juga menambahkan bahwa banyak pendaki sering kali meremehkan Gunung Gawalise karena dianggap tidak terlalu tinggi. Padahal, jalur pendakian gunung tersebut memiliki banyak tanjakan terjal yang bisa menyebabkan kelelahan ekstrem.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X