“IFG bagus menjadi rumah besar holding asuransi,” ujarnya.
Sementara itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyatakan dukungan terhadap rencana transformasi tersebut, dengan catatan tetap menjaga keberlanjutan layanan bagi pemegang polis, memastikan persaingan pasar yang sehat, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Prosesnya harus dilakukan dengan hati-hati dan bertahap, karena harus memasukan integrasi tata kelola risiko, budaya organisasi, dan manajemen portofolio,” ujar Ketua Umum AAUI, Budi Herawan.***