“Saya mungkin akan memilih lebih banyak ilmu fisika atau kimia, ketimbang teknik elektro seperti yang saya ambil dulu,” ungkap Huang dalam laporan Investopedia.
Baca Juga: Jenguk Aparat di RS Polri, Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Dengan perkembangan AI yang terus mengubah kebutuhan industri, para pemimpin teknologi menilai fleksibilitas dan keterampilan praktis akan semakin menentukan masa depan tenaga kerja.
Pandangan beragam dari para CEO besar ini membuka ruang diskusi baru tentang pendidikan: apakah gelar kuliah akan tetap relevan, atau justru pengalaman serta keterampilan yang menjadi penentu utama karier di era digital? ***
Artikel Terkait
IOH dan Nokia Bekerja Sama Kurangi Konsumsi Energi dan Dukung Operasional Berkelanjutan Berbasis AI
IOH Kenalkan Vision AI, Solusi Pengawasan Berbasis AI untuk Keamanan Bisnis
MAFINDO Pontianak Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial - AI Goes To School Mafindo Untuk Tenaga Pengajar Se - Kalbar
Di Balik Sukses Branding BUMN, IFG Beberkan Peran Penting Karyawan di Era AI
Revolusi Komunikasi BUMN Karyawan Jadi Duta Digital, AI Jadi Senjata Baru!
Kementerian UMKM Siapkan Robotic AI untuk Bantu Hilirisasi Kratom, Begini Cara Kerjanya!