Sandiaga Uno: Saya Berterimakasih Sama Media

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Selasa, 14 Februari 2023 | 23:38 WIB
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Sumber foto: Tim Bisnis Promedia)
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Sumber foto: Tim Bisnis Promedia)

PONTIANAKGLOBE -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno mengucapkan terimakasih kepada media berkat narasi positif yang berdampak kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia melampaui target.

Sandiaga Uno mengatakan dari target 3,6 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan yang datang melampaui jumlah tersebut yakni sebanyak 5 juta lebih wisman ketika pandemi Covid-19 reda tahun lalu.

"Saya berterimakasih sama media, tanpa bantuan media maka pariwisata kita tidak mungkin ada di titik ini," kata Sandiaga Uno di sela talkshow sekaligus menghadiri peresmian Jaringan Pemred Promedia (JPP) di Perpustakaan Nasional, Jakarta pusat pada Selasa (14 Februari 2023) tadi.

Acara peresmian pengurus JPP itu disiarkan langsung di 63 akun, mencakup 30 akun YouTube, 23 akun Facebook, dan 5 akun Instagram. Acara launching Jaringan Pemred Promedi (JPP) ini juga memperoleh dukungan dari Bank BJB, Telkom, Bank BJB Syariah, dan Advernative.

Adanya kegiatan pariwisata, menurut Sandiaga Uno, punya kontribusi terhadap lapangan kerja. Dia menyebutkan pada 2022 lalu ada sebanyak 1,1 juta lapangan kerja baru dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, dia berharap ada dukungan dari media agar sebanyak 4,4 juta lapangan kerja baru tercipta dari sektor pariwisata hingga 2024 nanti.

Sandiaga Uno berharap tidak ada berita miring yang mengganggu kedatangan wisman ke Tanah Air seperti pada 2022 lalu. Dia menyebutkan pemerintah berharap ada 50 juta pergerakan wisatawan tetapi nihil tercapai.

Penyebabnya, lanjut Sandiago Uno, karena media mengangkat narasi cuaca ekstrem terjadi di Indonesia sehingga membuat wisman enggan mengunjungi Indonesia.

"Padahal itu hanya di wilayah-wilayah [cuaca buruk] tertentu saja, akhirnya mereka membatalkan kunjungan," terang Sandiaga Uno.

Berkenaan dengan dampak pemberitaan terhadap sektor pariwisata tanah air, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Periode 2019-2022, Agus Sudibyo mengatakan salah satu membuat pengunjung sepi di Bali karena tentang pemberitaan Gunung Agung yang meletus.

Agus mengutarakan turis-turis dari Jepang, Korea, China tidak berani ke Bali karena mereka mencari informasi tentang Bali di Google yang memperlihatkan Gunung Agung meletus.

"Jadi gunung itu meletung tapi 4 bulan setelah itu reda. Mereka mengeluh pemberitaanmedia tentang Gunung Agung meletus," kata Agus Sudibyo.

Dengan demikian, Agus berharap media membangun narasi pemberitaan yang sense of nationality, good content dan good journalism sebagai mandat utama media.

"Sense of nationality harus muncul, isu pariwisata nasional, minyak sawit dan lainnya. Kita harus kritis terhadap pemerintah, iya tetapi harus memperhatikan kepentingan nasional seperti terkait Papua dan pariwisata," ujarnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X