wisata

Mengenal Oleh-Oleh Dodol Salak Khas Sulawesi Utara

Kamis, 15 Desember 2022 | 07:42 WIB
Dodol Salak Asal Sulawesi Utara Buatan UD Mandiri (Sumber foto: Rumah BUMN)

PONTIANAKGLOBE -- Pelancong atau pelaku bisnis yang sedang bepergian ke Sulawesi Utara jangan sampai ketinggalan membeli oleh-oleh buah salak dodol.

Sayang sekali jika berkunjung ke provinsi itu tidak membawa pulang oleh-oleh populer panganan ringan tersebut.

Selain panorama keindahan Sulawesi Utara yang tidak boleh terlewatkan, membawa dodol salak sebagai kewajiban harus terpenuhi.

Berbicara soal dodol salak, saat ini pelaku bisnis yang memproduksi buah salak menjadi dodol berharap ada perhatian dari pemerintah agar dodol salak kian dikenal masyarakat luas.

Salah satunya datang dari pengusaha UD Mandiri, Artje Sengkey yang membuat salak menjadi dodol untuk oleh-oleh dari Sulawesi Utara.

UD Mandiri adalah mitra dari Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado yang membuat teknologi pengolahan dodol salak dan pengemasan produk yang sudah jadi.

Artje Sengkey mengatakan dalam sebulan UD Mandiri memproduksi sekitar 400 pak dodol siap jual dengan setiap 3 kali produksi.

Saat ini dodol salak produksi dari UD Mandiri telah dikenal sebagai oleh-oleh khas dari Sulawesi Utara. Setiap pak dodol salak atau netto 130 gram dijual dengan harga Rp10.000.

"Jumlah tersebut cukup memenuhi kebutuhan pasar saat ini," kata Artje dikutip Pontianak Globe dari Kemenperin, Kamis (15 Desember 2022).

Dia menjelaskan Untuk menghasilkan dodol sebanyak itu membutuhkan daging buah salak sebanyak 50 kg. Jika dijual segar, 50 kg buah salak hanya akan dihargai Rp400.000.

"Kami bangga jika hasil produk kami bisa dibeli oleh banyak orang, termasuk para wisatawan dari luar negeri. Bahkan dodol produksi kami juga sudah pernah dipasarkan sampai ke luar daerah Sulut dan laris," kata Artje.

Tags

Terkini