Di antaranya adalah di Kabui Passage (lorong yang sangat sempit antara Waigeo dan Pulau Gam yang dilintasi oleh penjelajah terkenal Inggris, Alfred Russell Wallace pada tahun 1860), di sekitar Dermaga Pulau Arborek, Sawandarek, Yenbuba, Friwen Wall, dan masih banyak lagi.
Pemandangan Permukaan Menakjubkan
Sementara kemegahan bawah lautnya luar biasa, pemandangan di atas permukaannya juga menakjubkan.
Seolah dirancang dan ditempatkan dengan sangat estetis, pulau karang di tengah air biru jernih dan langit biru cerah di Piaynemo menawarkan beberapa pemandangan paling spektakuler di muka bumi.
Melihat ke bawah dari atas bukit, hampir seolah-olah Ibu Alam melukis karya seni terbaiknya dan menawarkan sekilas surga.
Lebih jauh di Pulau Wayag, Anda juga akan menemukan formasi pulau karang yang menakjubkan dalam skala yang lebih besar.
Satwa liar Raja Ampat yang luar biasa tidak berhenti di bawah air.
Di tengah banyak hutan lebat di dalam pulau, masih dapat ditemukan berbagai jenis burung termasuk Cendrawasih yang spektakuler atau burung Cendrawasih.
Terdapat pula jenis kuskus endemik yaitu kuskus Waigeou atau kuskus tutul Waigeou (Spilocuscus papuensis) yang merupakan jenis marsupial dalam famili Phalangeridae.
Keramahan Penduduk
Selain pesona alamnya yang tak ada habisnya, Raja Ampat juga menawarkan keramahan khas orang Papua.
Di Desa Wisata Arborek, Anda dapat menginap di sejumlah homestay dan berbaur dengan penduduk setempat sambil mengamati kehidupan sehari-hari dan tradisi unik mereka.
Saat rombongan wisatawan datang, mereka biasanya menampilkan tarian selamat datang langsung di dermaga dan menghibur para ‘tamu’ dengan berbagai lagu daerah Papua.
Dengan semua keajaiban spektakuler di pedalaman, di pantai, dan di luar perairan, dan suasana tenang yang berbeda yang jarang kamu temukan di tempat lain di bumi, Raja Ampat benar-benar menawarkan pengalaman terbaik yang hanya bisa diimpikan.