PONTIANAKGLOBE.COM, JEMBRANA -- Saat berkunjung ke Jembrana, Bali, salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan adalah Sentra Tenun Jembrana.
Di sinilah seni tenun ikat dan songket khas Bali tetap lestari, dirawat dengan cinta oleh para pengrajin lokal.
Baca Juga: Kisah Para Perajin Kain Tenun Toleransi di Pontianak Bangkit dan Bertumbuh Pasca Pandemi (Edisi 1)
Tenun Jembrana merupakan warisan budaya yang sarat nilai, dikenal karena kehalusan dan kerumitan teknik pembuatannya.
Keunikan kain-kain dari sini terletak pada proses produksinya yang masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), sebuah tradisi yang diwariskan turun-temurun.
Motif-motifnya pun khas dan mudah dikenali: ragam flora, fauna, dan simbol budaya Bali yang sarat makna filosofis.
Semua itu semakin indah karena warna-warna yang digunakan berasal dari pewarna alami berbahan tumbuhan lokal, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memperkuat karakter kain.
Sentra Tenun Jembrana bukan sekadar tempat membeli oleh-oleh, melainkan juga representasi kekayaan budaya Bali dalam karya tekstil.
Pengunjung bisa menyaksikan langsung atraksi para perajin saat menenun, sebuah pengalaman yang langka dan berkesan.
Lokasinya berada di Jalan WR. Supratman, Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.
Baca Juga: Wamenpar Dorong Paket Wisata 3B, Genjot Daya Saing Bali Utara dan Barat
Area ini juga menjadi pusat ekonomi kreatif dengan beragam produk khas Bali yang bisa dibawa pulang sebagai cendera mata.
Menariknya, harga tiket masuk ke Sentra Tenun Jembrana gratis, dan produk-produk yang dijual memiliki harga bervariasi sesuai jenis dan tingkat kerumitannya.
Sentra ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA, jadi pastikan Anda datang pada jam operasional untuk menikmati keindahan seni tenun Bali sambil ikut mendukung roda ekonomi lokal. ***