Namun, bukannya diantar pulang ke vila, JT justru dibawa ke lokasi gelap dan sepi, tempat pelaku memerkosanya serta merampas gelang berlian milik korban.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Bahan Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah Harus dari Desa, Bukan Impor
JT berhasil melarikan diri dan meminta bantuan ke rumah warga.
Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjokorda Bagus Pemayun, mengecam keras kejadian ini.
“Kejadian ini sangat disayangkan. Kami akan berkoordinasi dengan aparat untuk memastikan pelaku ditangkap dan diproses hukum,” tegasnya.
Kasus-kasus ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan otoritas setempat untuk memperketat pengawasan dan keamanan di destinasi wisata.
Kejadian seperti ini tidak hanya mencoreng citra pariwisata Indonesia, tetapi juga mengancam kepercayaan wisatawan mancanegara.
Langkah-langkah proaktif seperti penambahan kamera pengawas, patroli rutin, dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan turis harus segera diimplementasikan agar wisatawan merasa aman dan nyaman selama berkunjung ke Indonesia. ***