PONTIANAKGLOBE.COM, AUSTRALIA -- Working holiday visa Australia telah tersedia untuk warga Indonesia sejak tahun 2009 dan hingga saat ini, kuota visa ini telah meningkat dari 100 orang menjadi 1.000 orang.
Bagi yang tertarik, berikut adalah panduan lengkap cara mendapatkan visa ini.
1. Apa Itu Working Holiday Visa Australia?
Working holiday visa Australia, lebih dikenal sebagai WHV, merupakan visa khusus yang memungkinkan pemegangnya untuk bekerja sambil berlibur di Australia.
Visa ini juga memberikan kesempatan untuk belajar atau mengikuti kursus selama 4 bulan di Australia.
Ditujukan khusus untuk anak muda yang baru lulus atau sedang kuliah minimal 2 tahun, visa ini memiliki masa berlaku selama 12 bulan atau 1 tahun.
Setiap individu hanya diberi kesempatan mendapatkan visa ini sekali.
2. Pekerjaan dan Pendapatan dengan Visa Working Holiday Australia
Pemegang WHV tidak dapat bekerja penuh waktu seperti pemegang visa kerja biasa.
Mereka hanya diizinkan bekerja part-time dengan jenis pekerjaan tertentu yang telah ditentukan oleh pemerintah Australia.
Pekerjaan umumnya mencakup peran seperti pelayan di kafe atau restoran, serta pekerjaan di peternakan atau perkebunan.
Gaji per jam untuk pemegang WHV biasanya berkisar antara 20-30 AUD.
Mereka diizinkan bekerja hingga 38 jam per minggu.
Tags
Artikel Terkait
-
Perubahan Jadwal MotoGP Australia 2023: Balapan Utama Dimajukan, Sprint Diundur ke Hari Minggu
-
Perubahan Jadwal dan Persaingan Sengit antara Bagnaia dan Jorge Martin di MotoGP Australia, Klasemen Sementara
-
Marc Marquez dan Jorge Martin Tak Terbendung di Sesi Latihan Bebas 1 MotoGP Australia
-
Seorang Gadis Australia Terlambat dan Nekat Mengejar PEsawat Landasan Bandara, Endingnya Bikin Syok
-
WNI di Victoria Australia Deklarasi Dukung Ganjar–Mahfud Ternyata karena Faktor Ini
-
AFC Cup: Coach Teco Tegaskan Bali United Siap Balas Kekalahan Lawan Wakil Australia
-
Profil Sabreena Dressler, Pesepak Bola Keturunan yang Direkrut Klub Australia Kini Duta Piala Dunia U-17 2023
-
Tak Kaleng-kaleng! Iqbaal Ramadhan Meski Sibuk Berkarier Namun Tetap Sukses Wisuda dari Monash University Australia