PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk menata terus Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur agar menjadi kawasan wisata yang tertib rapi.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan sejak Labuan Bajo menjadi sukses sebagai destinasi wisata berstandar internasioanal berkat tuan rumah KTT Asean 2023.
Apalagi Labuan Bajo bisa menjadi model pengembangan destinasi wisata di tempat lain, yakni dengan membenahi ruang publik terlebih dahulu, seperti marina, pedestrian, jalan, pasar, homestay, dan lain-lain untuk berbagai acara (event).
"Untuk itu Kawasan Labuan Bajo ini perlu terus dilengkapi dan dikembangkan dengan berbagai prasarana dan sarana lainnya," kata Endra Atmawidjaja dikutip Pontianak Globe, Minggu (21 Mei 2023).
Dia mengatakan salah satunya Keberadaan jalan baru Labuan Bajo menuju Golo Mori sepanjang 25 km, dengan lansekap yang indah di sepanjang jalan akan membuka banyak peluang bagi tempat-tempat wisata baru.
Endra Atmawidjaja mengatakan pembangunan harus memperhatikan kearifan lokal sebagai prasyarat agar Labuan Bajo tetap unik, berbeda dari tempat wisata lain di dunia
Artikel Terkait
Pasca Cek 91 Command Center, Kapolri Tegaskan Siap Amankan KTT ASEAN di Labuan Bajo
Hari Kedua di Labuan Bajo, Presiden akan Tinjau Gladi KTT Ke-42 ASEAN
Kemenkeu Harap Dana APBN Dapat Dongkrak Kualitas Pariwisata Danau Toba, Labuan Bajo dan Waktaboi Lebih Maju