Telkom dan PDAM Kota Padam Punya Alat Agar Pencatatan Meteran Air Akurat, Wah Lebih Transparansi Nih

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Jumat, 17 Februari 2023 | 16:56 WIB
Penggunaan Smart Water Meter dari Telkom untuk PDAM   (Sumber foto: Tangkapan layar youtube Telkom)
Penggunaan Smart Water Meter dari Telkom untuk PDAM (Sumber foto: Tangkapan layar youtube Telkom)

PONTIANAKGLOBE -- Kabar gembira nih sobat Globe, PT Telkom Indonesia Tbk punya cara jitu dalam membantu pencatatan meteran bagi pelanggan PDAM melalui teknologi Internet of Things (IoT).

Dengan alat tersebut, maka kualitas layanan dari PDAM dalam pengukuran dan pemantauan konsumsi air dalam bentuk data menjadi lebih akurat. Sehingga dapat mengurangi kesalahan pencatatan meteran tidak terbaca dan lainnya.

Direktur Digital Bisnis Telkom Fajrin Rasyid mengatakan penerapan IoT sudah mulai diterapkan oleh Perumda AM Kota Padang dalam skema Piloting Smart Water Meter dengan Valve memanfaatkan IoT dari Antares, produk digital Leap-Telkom Digital.

Dilansir dari siaran pers Telkom, menurutnya, dengan metode ini memiliki fungsi pencatatan kubikasi pada meter air pelanggan secara digital sehingga paramater dapat tercatat melalui pulse meter air.

"Selain itu, membuka dan menutup valve juga dapat dilakukan secara digital jarak jauh. Kami akan menerapkan ini rencana di 100 titik. Perumda AM Kota Padang kini bisa melakukaan pembacaan meteran secara konsisten pada tanggal yang sama sehingga mengurangi potensi bill shock tagihan kepada pelanggan secara signifikan," kata Fajrin dikutip dari Pontianak Globe, Jumat (17 Februari 2023).

Dengan Smart Water Meter Valve, kata Fajrin dapat meminimalisir kenaikan tagihan oleh meter tidak terbaca, kesalahan pencatatan, fraud. "Dengan cara ini, pelayanan Perumda AM Kota Padang lebih transparan pemakaian air sehingga mengurangi potensi munculnya keluhan [dari pelanggan]," ujarnya.

Manager IT Perumda AM Kota Padang Dheny Skylab bahkan mengutarakan dengan alat ini saat pemutusan aliran air tidak harus berhadapan dengan warga.

"Tidak perlu manual turun ke lapangan untuk memutus aliran air, tidak membutuhkan biaya dan waktu lama," ujar Dheny.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Telkom

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X