PONTIANAKGLOBE.COM -- Dalam dunia kecerdasan buatan (AI), dua chatbot telah menarik perhatian penggemar teknologi di seluruh dunia: Grok dari Elon Musk dan ChatGPT dari OpenAI.
Kedua chatbot yang didorong oleh AI ini menawarkan pengalaman percakapan yang canggih, namun mereka dirancang dengan fitur dan kemampuan yang berbeda yang membedakan satu sama lain.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 5 perbedaan kunci antara Grok dan ChatGPT untuk membantu Anda memahami mana yang mungkin paling cocok dengan kebutuhan Anda.
1. Tujuan dan Konsepsi
Grok dibangun di atas Grok-1, Model Bahasa Besar (LLM) terdepan yang diciptakan oleh xAI dengan menggunakan 33 miliar parameter.
Sementara itu, ChatGPT dibangun di atas model GPT dari OpenAI.
Baca Juga: Erick Thohir Menunjuk Radja Nainggolan dan Sabreena Dressler Sebagai Duta Piala Dunia U-17 2023
xAI menyatakan bahwa Grok dikembangkan untuk membantu orang memahami dan belajar, dengan LLM Grok-1 yang telah dikembangkan selama empat bulan menjadi sumber kekuatannya.
2. Kemampuan dan Performa
Grok-1 menunjukkan performa yang mengesankan dengan 73% pada MMLU dan 63.2% pada tantangan kode HumanEval.
Baca Juga: Radja Nainggolan Menilai Peluang Timnas Indonesia dengan Realistis
Kinerja Grok-1 telah ditingkatkan dalam waktu yang singkat jika dibandingkan dengan Grok-0, menurut xAI, meskipun masih belum sebaik GPT-4.
Grok-1 mencatatkan skor 62.9% pada masalah matematika GSM8k, lebih tinggi dari GPT-3.5 dan LLaMa 2, tetapi lebih rendah dari GPT-4.