Meski kecewa dengan berbagai penilaian miring, Jeje tetap menghargai keputusan PSSI untuk mengakhiri kerja sama dengan STY.
Baca Juga: Pernah Dilatih Patrick Kluivert, Thom Haye Sebut Kolaborasi Tim Garuda Akan Hebat
Selama menjadi penerjemah STY, Jeje dikenal menyampaikan instruksi pelatih kepada pemain Timnas Indonesia secara apa adanya, tanpa mengubah atau memperhalus bahasa.
"Saya sama sekali tidak memperhalus kata-kata yang disampaikan STY ke pemain. Ini memang tidak boleh," ujar Jeje dalam wawancara di kanal YouTube Talkpod pada 20 September 2024.
Selain menyampaikan kata-kata STY, Jeje juga mengikuti emosi sang pelatih.
Jika STY marah, Jeje harus menyampaikan instruksi dengan nada serupa.
"Saya bahkan pernah dimarahi STY karena kurang menyampaikan pesannya secara emosi," kenang Jeje.
"Kalau dia kecewa, saya harus menyampaikan dengan nada kecewa. Kalau marah, saya juga harus ikut marah, walaupun sebenarnya tidak enak ke pemain."
Pindah ke Malaysia, Jeje Tatap Masa Depan Baru
Keputusan Jeje pindah ke Malaysia menandai babak baru dalam hidupnya setelah hampir lima tahun menjadi bagian dari skuad Garuda.
Kini, ia berharap para penggemar Timnas Indonesia dapat bersatu mendukung era baru di bawah Patrick Kluivert.
"Move on adalah langkah terbaik untuk mendukung pelatih baru dan Timnas Indonesia," pungkas Jeje. ***