Sejarah Penghargaan Football Writers' Association yang Diraih Erling Haaland, Ternyata ada Kontroversinya Juga

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 13 Mei 2023 | 09:27 WIB
Penghargaaan Football Writers' Association. (Pontianak Globe/Instagram @fwaofficial)
Penghargaaan Football Writers' Association. (Pontianak Globe/Instagram @fwaofficial)

Pada tahun 1995, Alan Shearer meraih penghargaan FWA Footballer of the Year setelah mencetak 34 gol untuk Blackburn Rovers dalam satu musim.

Namun, kontroversi muncul ketika beberapa anggota FWA mempertanyakan keputusan tersebut karena Shearer sebelumnya telah dihukum oleh FA karena tindakan kekerasan di lapangan.

Beberapa anggota FWA juga merasa bahwa Eric Cantona yang saat itu bermain untuk Manchester United seharusnya memenangkan penghargaan itu.

 

3. Kontroversi 2003: David Beckham

Pada tahun 2003, David Beckham meraih penghargaan FWA Footballer of the Year meskipun ia belum memenangkan gelar besar apa pun pada musim itu.

Beberapa kritikus menilai bahwa penghargaan itu diberikan terutama karena Beckham adalah pemain Inggris paling terkenal dan populer saat itu, dan bukan karena prestasinya di lapangan.

 

4. Kontroversi 2019: Virgil van Dijk

Pada tahun 2019, Virgil van Dijk meraih penghargaan FWA Footballer of the Year setelah membantu Liverpool memenangkan Liga Champions UEFA dan finis sebagai runner-up di Liga Premier Inggris.

Namun, kontroversi muncul ketika beberapa anggota FWA mempertanyakan keputusan tersebut karena mereka merasa bahwa Raheem Sterling yang saat itu bermain untuk Manchester City seharusnya memenangkan penghargaan itu karena penampilannya yang luar biasa dan kontribusinya untuk mendorong masalah sosial seperti rasisme dan ketidakadilan di luar lapangan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X