Pada tahun 1995, Alan Shearer meraih penghargaan FWA Footballer of the Year setelah mencetak 34 gol untuk Blackburn Rovers dalam satu musim.
Namun, kontroversi muncul ketika beberapa anggota FWA mempertanyakan keputusan tersebut karena Shearer sebelumnya telah dihukum oleh FA karena tindakan kekerasan di lapangan.
Beberapa anggota FWA juga merasa bahwa Eric Cantona yang saat itu bermain untuk Manchester United seharusnya memenangkan penghargaan itu.
3. Kontroversi 2003: David Beckham
Pada tahun 2003, David Beckham meraih penghargaan FWA Footballer of the Year meskipun ia belum memenangkan gelar besar apa pun pada musim itu.
Beberapa kritikus menilai bahwa penghargaan itu diberikan terutama karena Beckham adalah pemain Inggris paling terkenal dan populer saat itu, dan bukan karena prestasinya di lapangan.
4. Kontroversi 2019: Virgil van Dijk
Pada tahun 2019, Virgil van Dijk meraih penghargaan FWA Footballer of the Year setelah membantu Liverpool memenangkan Liga Champions UEFA dan finis sebagai runner-up di Liga Premier Inggris.
Namun, kontroversi muncul ketika beberapa anggota FWA mempertanyakan keputusan tersebut karena mereka merasa bahwa Raheem Sterling yang saat itu bermain untuk Manchester City seharusnya memenangkan penghargaan itu karena penampilannya yang luar biasa dan kontribusinya untuk mendorong masalah sosial seperti rasisme dan ketidakadilan di luar lapangan.***
Artikel Terkait
David Beckham dan Peyton Manning Dibayar Rp 165 Miliar untuk Bintangi Iklan di Piala Dunia Qatar 2022
Chelsea Keok, Arsenal Puncaki Klasemen Liga Inggris Geser Tim Haaland
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti: Kami Pantas Menang. Pasca Tahan Imbang Manchester City, Itu Bola Keluar
Jersey Real Madrid dari Masa ke Masa. Ternyata Ini Alasan Julukan Los Blancos
Erling Braut Haaland Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Asosiasi Penulis Sepakbola 2023
Erling Haaland Borong Penghargaan Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris Bulan April, Ini Prestasinya