Mengenal Chelsea, Klub yang Kini Berpisah dari Pelatih Graham Potter

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 3 April 2023 | 17:11 WIB
Chelsea secara resmi memecat pelatih Graham Potter (instagram @chelseafc)
Chelsea secara resmi memecat pelatih Graham Potter (instagram @chelseafc)

PONTIANAKGLOBE.COM, CHELSEA -- Graham Potter baru saja dipecat oleh Chelsea. Pemecatan itu terjadi sehari setelah The Blues kalah dari Aston Villa.

Berikut kami ulas sejarah Chelsea, sebuah klub besar yang bermarkas di London, Inggris.

Chelsea didirikan pada tahun 1905 oleh Gus Mears, seorang pengusaha Inggris yang sebelumnya membeli stadion atletik Stamford Bridge dengan rencana mengubahnya menjadi lapangan sepak bola.

Ide awalnya adalah untuk menyewakannya ke klub yang sudah ada, tetapi setelah kesepakatan dengan Fulham FC dihentikan, dia mendapat ide untuk memulai klub baru.

Chelsea dengan cepat terbukti menjadi hit dengan pendukung lokal dan memantapkan dirinya sebagai klub terbesar di ibukota.

Pada akhir 1910-an, klub menjadi yang pertama di Inggris dengan rata-rata kehadiran lebih dari 40.000.

Jumlah kehadiran yang sangat besar membuat "The Pensioners", nama panggilan tim, menjadi salah satu klub terkaya di negara ini dan memungkinkan untuk membayar pemain bereputasi baik.

Chelsea juga menjadi rumah bagi pemain non-Inggris pertama di Liga Sepak Bola, Denmark Nils Middelboe, yang tiba di klub pada tahun 1913.

Namun, lima dekade pertama keberadaan klub tidak terlalu membuahkan hasil.

Tim mondar-mandiri mengarungi antara Divisi 1 dan Divisi 2.

Namun, dalam dekade kedua keberadaan mereka, mereka berhasil mencapai final Piala FA untuk pertama kalinya.

 

Gelar Liga Pertama

Gelar Liga pertama mereka pada tahun 1955 mengejutkan semua orang, terutama mengingat klub tersebut finis di paruh bawah liga untuk sebagian besar musim sebelumnya.

Namun, kesuksesan tak terduga ini tidak cukup untuk mengubah nasib mereka, dan klub segera kembali ke keadaan biasa-biasa saja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: footballhistory.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X