Sejarah Karate, Tak Bisa Terlepas dari Okinawa dan Gichin Funakoshi

photo author
Castilo Gagas Panamuan, Pontianak Globe
- Jumat, 24 Maret 2023 | 07:20 WIB
Pendiri karate aliran Shotokan Gichin Funakoshi. Sebelah kanan, Gichin Funakoshi berlatih menggunakan makiwara pada tahun  1924. (net)
Pendiri karate aliran Shotokan Gichin Funakoshi. Sebelah kanan, Gichin Funakoshi berlatih menggunakan makiwara pada tahun 1924. (net)

Didirikan oleh Chojun Miyagi pada tahun 1930, Goju-Ryu Karate adalah salah satu aliran karate tradisional yang fokus pada perpaduan antara teknik keras dan lembut. Aliran ini menekankan pada penggunaan teknik-teknik tangan dan kaki yang terkoordinasi dengan baik, serta latihan kihon, kumite, dan kata.

3. Wado-Ryu Karate

Didirikan oleh Hironori Ohtsuka pada tahun 1939, Wado-Ryu Karate merupakan aliran karate yang fokus pada teknik gerakan yang halus dan aliran yang halus, serta penggunaan teknik yang menghindari serangan musuh.

4. Shito-Ryu Karate

Didirikan oleh Kenwa Mabuni pada tahun 1931, Shito-Ryu Karate adalah aliran karate yang menggabungkan teknik-teknik dari dua aliran karate Okinawa, yaitu Naha-Te dan Shuri-Te. Shito Ryu Karate dikenal dengan gerakan yang halus dan aliran, serta teknik-teknik kuda-kuda yang kuat.

5. Kyokushin Karate

Aliran ini didirikan oleh Masutatsu Oyama pada tahun 1964 dan dikenal dengan teknik-teknik yang kuat dan intens, termasuk penggunaan pukulan dan tendangan dengan kekuatan penuh.

Selain aliran-aliran di atas, terdapat juga berbagai aliran karate yang lebih modern seperti Shinkyokushin, Seido, dan lainnya.

Meskipun memiliki perbedaan dalam teknik dan gaya, semua aliran karate memiliki nilai-nilai yang sama, yaitu disiplin, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap lawan. ***

Suka artikelnya? Yuk traktir kopi
Halaman:
Sejarah Panjang Kota Melbourne, Ini Alasan Disebut Sebagai Kota Sastra oleh UNESCO

Artikel Selanjutnya

Sejarah Panjang Kota Melbourne, Ini Alasan Disebut Sebagai Kota Sastra oleh UNESCO

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lihat Semua

Terpopuler

X