Tempo permainan menurun menjelang akhir babak pertama, dan tidak ada gol yang tercipta, menutup babak pertama dengan skor 0-0.
Baca Juga: Dari Layar Kaca ke Bengkel Las: Transformasi Karier Tengku Firmansyah
Pelatih Indra Sjafri melakukan perubahan strategi di awal babak kedua.
Ia memasukkan Rizki Afrisal dan Arlyansyah Abdulmanan menggantikan Arkhan Kaka dan Figo Denis.
Malaysia mendapatkan shot on target pertama pada menit ke-50 melalui tendangan keras Muhammad Naim dari luar kotak penalti.
Namun bola berhasil diamankan oleh kiper Indonesia, Ikram Algiffari.
Indonesia kembali mengancam pada menit ke-55 melalui tembakan Rizki Afrisal di dalam kotak penalti, namun berhasil digagalkan oleh kiper Malaysia, Haziq Aiman.
Pada menit ke-64, Indonesia membuang peluang emas ketika sepakan Dony Tri dari jarak dekat, yang menerima umpan tarik Arlyansyah, berhasil diblok oleh barisan belakang Malaysia.
Usaha Welber Jardim pada menit ke-69 juga belum membuahkan hasil ketika umpannya ke Jens Raven melambung jauh dari gawang.
Serangan Indonesia pada menit ke-75 tidak optimal dengan tendangan Welber Jardim yang meleset, begitu pula dengan upaya Toni Firmansah semenit kemudian. ***
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Irak U-23: Bentrok Penentuan Juara 3, Dua Tim Terluka dengan Jumlah Gol yang Sama
Jelang Timnas Indonesia U-23 vs Irak U-23, 12 Kali Bentrok Begini Catatannya
Melawan Tim Tangguh Timnas Irak, Begini Peluang Timnas Indonesia U-23 untuk Lolos ke Olimpiade Paris 2024
Begini Skenario Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Olimpiade Paris 2024 Setelah Tak Masuk Final
Heboh! Media Vietnam Sebut Elkan Baggott Ingin Tinggalkan Timnas Indonesia, Ternyata Begini Alasannya
Thibaut Courtois Dicoret dari Timnas Belgia di Euro 2024, Alasan Pelatih tak Terduga