"Itu hanya kekalahan dalam satu final. Kita harus melangkah maju dan mengejar final lainnya."
"Pekan ini ada pertandingan lain. Kita harus terus bergerak maju."
"Semua orang harus memberikan dukungan, dan pada akhir musim, keputusan akan diambil," ujar pelatih yang meraih 5 gelar sepanjang 2023 bersama Manchester City.
Baca Juga: Barcelona Dipermalukan Real Madrid 1-4, Xavi di Ujung Tanduk Pasca Piala Super Spanyol
Pep juga menyatakan dukungan penuh agar Xavi bisa membawa timnya bangkit dari situasi sulit saat ini.
Hal ini juga menjadi tanggung jawab para penggemar Blaugrana di tengah situasi sulit akibat krisis finansial dan inkonsistensi performa.
"Barcelona adalah alasan mengapa saya berdiri di sini," kata Pep.
"Barcelona adalah bagian dari hidup saya."
"Saya memberikan cinta tanpa syarat kepada Xavi dan pemain Barcelona, tapi biarkan mereka melangkah maju."
Baca Juga: Jennie Blackpink Berulang Tahun ke-28: Ini Fakta yang Harus Anda Ketahui
"Mereka telah membuktikan bahwa mereka memiliki level dan kualitas yang pantas."
"Bisnis sepak bola sangat rumit, sangat sulit."
"Jika mereka kalah di final, baiklah, kita harus memberi selamat kepada rival, belajar dari itu, dan melangkah maju," tambah Pep.
Bagi Guardiola, ini merupakan kali pertama ia meraih gelar Pelatih Terbaik FIFA dalam format baru sejak 2016, mengalahkan dua pesaing utama, Simone Inzaghi (Inter) dan Luciano Spalletti (Napoli, timnas Italia). ***
Artikel Terkait
Pep Guardiola Bawa Manchester City Treble, Ternyata Masih Ada 10 Pelatih Lagi dengan Trofi Tak Kalah Mentereng
Manchester City Ngotot Bujuk Pep Guardiola untuk Bertahan di Etihad Stadium Setelah 2025
Kyle Walker Bicara tentang Bayern Munich kepada Pep Guardiola, Ini yang Dikatakan Full Back Manchester City
Pep Guardiola Ogah Lego Kyle Walker dari Manchester City ke Bayern Munich
2 Rekor yang Bisa Dipecahkan Pep Guardiola Jika Man City Menang Lawan Sevilla di UEFA Super Cup 2023
Coach Pep Guardiola Disorot di Pertandingan Luton vs Man City: Marah ke Wasit, Meledek Lawan