PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Paula Verhoeven mengungkapkan bahwa ia sempat menemui psikolog untuk meminta saran terkait cara menjelaskan perceraiannya dengan Baim Wong kepada kedua anak mereka.
Sebagaimana diketahui, Paula dan Baim resmi bercerai pada 16 April 2025 setelah gugatan cerai yang diajukan Baim dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca Juga: Setelah Rekaman Viral, Muncul Video Karyawan Baim Wong Diduga Mata-matai Paula Verhoeven
Terkait hak asuh, pengadilan memutuskan sistem co-parenting, yang memungkinkan keduanya tetap memiliki peran dan hak yang sama dalam mengasuh dua anak laki-laki mereka.
Karena usia anak-anak yang masih sangat kecil, yakni 5 dan 3 tahun, Paula mengaku awalnya memilih untuk menyembunyikan kondisi rumah tangga mereka yang telah berakhir.
“Aku sih menutupi (perceraian), cuma dari sisi sana (Baim), pas aku tanya katanya anak-anak udah dikasih tahu kalau papa tinggal di kantor, mama di rumah,” ungkap Paula dalam wawancaranya di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa, 22 April 2025.
Baca Juga: Pakar Ingatkan Baim Wong agar Tidak Melemahkan Paula Verhoeven dalam Sidang Hak Asuh Anak
Perbedaan pendekatan ini membuat Paula merasa perlu mencari pandangan profesional.
“Saya ke psikolog, nanya gimana baiknya. Akhirnya ya pelan-pelan dikasih tahu. Insya Allah anak-anak bisa paham,” lanjutnya.
Paula mengatakan bahwa ia kini berusaha memberikan pemahaman secara perlahan kepada anak-anak, bahwa meski ia dan Baim tidak lagi bersama, kasih sayang kepada mereka tidak akan berubah.
“Saya pelan-pelan beri pengertian bahwa mama dan papa udah nggak bisa bersama, tapi mama dan papa tetap sayang sama KN dan KZ, tetap ada buat kalian,” tuturnya. ***