PONTIANAKGLOBE.COM, BEKASI -- Dunia hiburan tanah air diguncang dengan kabar meninggalnya aktor Sandy Permana, yang dikenal sebagai pemeran dalam serial legendaris Mak Lampir.
Sandy ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di pinggir Jalan Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 12 Januari 2025.
Baca Juga: Saif Ali Khan Ditusuk Saat Perampokan di Kediamannya, Pelayan Diduga Terlibat
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Pelaku pembunuhan, Nanang 'Gimbal', melarikan diri pascakejadian dan menjadi buronan.
Namun, setelah tiga hari dalam pelarian, Nanang berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 15 Januari 2025.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa perseteruan antara Sandy dan Nanang telah berlangsung sejak 2019.
Saat itu, Sandy, yang merupakan tetangga Nanang di Perumahan Cibarusah Jaya, Bekasi, menebang pohon di pekarangan rumah Nanang tanpa izin untuk keperluan acara pernikahannya.
"Atas perbuatan korban tersebut, tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam terhadap korban," jelas Wira kepada wartawan pada Kamis, 16 Januari 2025.
Sejak insiden itu, hubungan mereka semakin buruk, bahkan keduanya tak lagi bertegur sapa.
Baca Juga: Prabowo Ajak Swasta Berkontribusi Lebih Besar dalam Pembangunan Infrastruktur
Pada 2020, Nanang bersama keluarganya memutuskan untuk pindah ke blok lain dalam perumahan tersebut.
Ketegangan semakin memuncak pada Oktober 2024, ketika dalam rapat warga untuk membahas pergantian Ketua RT, Sandy terlibat adu mulut dengan istri Ketua RT.
Nanang merasa terusik dan menegur Sandy, namun Sandy malah melontarkan kata-kata yang menyakitkan.
"Lo bukan warga sini, enggak usah ikut-ikutan," ujar Wira, menirukan ucapan Sandy yang semakin menambah dendam Nanang.